Tahan Fluktuasi Harga, Kulon Progo Akan Terapkan Sistem Tunda Jual Bawang Merah
Ekonomi

Tahan Fluktuasi Harga, Kulon Progo Akan Terapkan Sistem Tunda Jual Bawang Merah

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo meminta agar para petani budidaya bawang merah yang ada di wilayah Kecamatan Sentolo untuk menerapkan sitem tunda jual. Hal tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu cara untuk menahan fluktuasi harga di pasaran.

Harapan tersebut menurut Hasto sangat bisa dilakukan mengingat kini petani di wilayah tersebut mulai menggunakan pupuk organik dan agen hayati untuk keberlangsungan hidup bawang merah. 

Apalagi di Desa Srikayangan sudah ada gudang bawang merah berkapasitas 22 ton dan kemarin diresmikan laboratorium mini pengembangan agen hayati,” ucap Hasto, Selasa (15/08/2017).

Dibandingkan dengan bawang merah non organik, bawang merah organik memiliki ketahanan yang lebih karena mampu bertahan hingga 4 bulan tanpa mengalami penyusutan. Dengan sistem tunda jual, para petani bisa merasakan kesejahteraan lebih.

Dilanjutkan oleh Hasto, pada tahun lalu, hasil panen bawang merah Kulon Progo mencapai 20 ton per hektare, dengan luas lahan mencapai 420 haktare.

Dengan rencana penambahan 300 hektare pada tahun 2018 pastinya sistem tunda jual akan sangat membantu,” kata dia.