Setelah Penambahan OPD, Pemkab Kulon Progo Akan Optimalkan Aplikasi LAPOR
Pemerintahan

Setelah Penambahan OPD, Pemkab Kulon Progo Akan Optimalkan Aplikasi LAPOR

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Komunkasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo akan kembali mengoptimalkan penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi dalam jarinngan (daring) yakni Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). 

Pengoptimalan aplikasi tersebut menyusul perubahan dan tambahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada awal tahun 2017 lalu. Penggunaan aplikasi LAPOR sendiri sebenarnya telah digunakan sejak November 2016. Namun karena adanya penambahan OPD, maka perlu dilakukan pembaharuan akun pada masing-masing OPD.

Dijelaskan oleh Kasi Pengelola Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kulon Progo, Heri Widada, menyebutkan bahwa aplikasi LAPOR merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kantor Staf Presiden dan menjadi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N).

Untuk memaksimalkan program tersebut, Bupati Kulon Progo telah menerbitkan SK untuk pembentukan Tim Lapor di Pemkab Kulon Progo. Setiap OPD pun telah dibuatkan akun oleh KemenPANRB. 

Kemudian dengan cepat kita akan optimalkan layanan aduan ini, pelatihan sederhana untuk semua pengelola aduan atau pejabat penghubung  di masing-masing SKPD sudah kita lakukan,” tutur Heri Widada, Jumat (18/08/2017).

Dilanjutkan Heri, pelatihan tersebut terbagi dalam empat gelombang yang telah dimulai sejak Rabu (16/08) lalu. Pelatihan tersebut dilakukan di laboratorium komputer milik Diskominfo Kulon Progo. 

Kabag Organisasi Setda Kulon Progo, Sariji menyebutkan bahwa masyarakat dapat mengunduh aplikasi LAPOR di perangkat android. Pelaporan melalui pesan singkat kepada administrator pun bisa dilakukan dan administrator akan meneruskan laporan tersebut ke masing-masing OPD terkait.

Administrator kabupaten nanti mengolah aduan sesuai klasifikasi tujuan dan mendisposisikan tindaklanjutnya untuk bisa di selesaikan oleh pejabat penghubung di masing-masing OPD,” ungkap Sariji.