Pengguna Jalan Diduga Menjadi Biang Lambatnya Pawai Kemerdekaan
Peristiwa

Pengguna Jalan Diduga Menjadi Biang Lambatnya Pawai Kemerdekaan

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Pawai memperingati HUT RI ke-72 untuk tingkat kabupaten digelar Rabu (23/08/2017). Lebih dari 125 kontingen dari siswa SD hingga SMA maupun kontingen dari belasan OPD Kabupaten Kulon Progo mengikuti pawai kemerdekaan yang menempuh jarak tidak kurang dari 10 kilometer.

Sejumlah kendala masih menyelimuti panitia penyelenggara, salah satunya berupa waktu tempuh dari masing-masing kontingen. Rendahnya kesadaran pengguna arus lalu lintas yang selalu berada di belakang peserta pawai mengakibatkan tiap peserta berkali-kali terhenti. Kondisi ini pun mempengaruhi penurunan stamina dari tiap kontingen, hingga sejumlah peserta pawai mengalami pingsan sebelum memasuki garis finish.

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Eko Teguh Santosa, sejumlah pembenahan dari penyelenggaraan pawai kemerdekaan sudah dilakukan. Namun apabila masih ditemukan beberapa permasalahan di lapangan, nantinya akan menjadi bahan evaluasi guna penyelenggaraan pada tahun mendatang.

Untuk pawai yang sekarang ini, jarak tempuh sudah kita pangkas hampir separo dari jarak tempuh yang biasanya. Kita ingin para siswa tidak terlalu kelelahan dan finishnya juga tidak sampai malam. Kalau ternyata ada beberapa hal yang terjadi, nanti kita jadikan bahan evaluasi untuk penyelenggaraan pada tahun depan,” papar Eko Teguh Santosa.

Diungkapkan juga, dari penyelenggara sudah bekerjasama dengan Polres Kulon Progo maupun Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk pengalihan arus lalu lintas, sehingga para pengguna jalan raya bisa melintas di sejumlah jalur alternatif yang disiapkan oleh petugas. 

Sebenarnya untuk arus itu kan sudah dialihkan, jalur alternatifnya juga sudah disiapkan oleh petugas, kalau ternyata masih banyak yang berada di belakang kontingen, ya kita berharap kesadaran mereka untuk bisa melewati jalur alternative,” tambah Eko.

Adapun garis start peserta pawai dimulai dari Alun-alun Kota Wates dan garis finish Lapangan Pengasih.