Pelaku Pembunuh Ngatiman Alami Gangguan Jiwa, Bagaimana Proses Hukumnya?
Hukum & Kriminal

Pelaku Pembunuh Ngatiman Alami Gangguan Jiwa, Bagaimana Proses Hukumnya?

Nanggulan,(kulonprogo.sorot.co)--Tewasnya Setro Nadi alias Ngatiman (80) kakek asal Pedukuhan Lengkong, Donomulyo, Kecamatan Nanggulan di tangan tetangganya sendiri yakni WW (87) akibat perkelahian pada Jumat (08/09/2017) siang memang mengejutkan. Sang pelaku WW yang sempat mengalami gangguan kejiwaan dan baru saja keluar dari RSJ Gracia, Pakem, Sleman pada 14 Agustus 2017 lalu kini masih berada di Mapolsek Nanggulan untuk proses penyidikan. 

Dijelaskan oleh Kanit Reskrim Polsek Nanggulan, Iptu Hadi Purwanto, proses hukum atas tindak pembunuhan yang dilakukan oleh WW akan tetap dilakukan. Kini pihaknya masih terus menggali bukti-bukti berdasarkan keterangan saksi.

Kalau proses hukum tetap berlanjut. Nanti mau dihukum atau bagaimana tergantung keputusan hakim. Kita hanya menjalankan tugas,” ucap Iptu Hadi Purwanto, Jumat (08/09/2017).

Dilanjutkan oleh Hadi bahwa pelaku terancam hukuman sesuai dengan pasal 351 ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Untuk pasal yang lain menunggu hasil autopsi dan penyidikan. Kalau pasal yang disangkakan sementara yakni 351 KUHP ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang,” pungkas Hadi.