Polemik Tambang Pasir, Enam Warga Banaran Dilaporkan Polisi
Hukum & Kriminal

Polemik Tambang Pasir, Enam Warga Banaran Dilaporkan Polisi

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Polemik penambangan pasir di sepanjang Sungai Progo di wilayah Desa Banaran, Kecamatan Galur meluas. Enam warga Desa Banaran yang berstatus sebagai ibu rumah tangga dilaporkan ke Polres Kulon Progo oleh salah seorang warga setempat Sumardiono yang diperkirakan menjadi karyawan pemrakarsa tambang yakni PJL. Mereka dilaporkan atas tuduhan melakukan pengroyokan terhadap pelapor sehingga melanggar Pasal 170 KUHP. Enam  warga tersebut berinisial Wlj, At, EA, Ar, Gr serta Rsy. Adanya laporan tersebut, Selasa (12/9/2017) dua orang terlapor menjalani pemeriksaan di Polres Kulon Progo.

Menurut kuasa hukum para terlapor dari LPBH NU, Muh Ulin Nuha, awalnya pelapor meminta tanda tangan ke sejumlah warga terkait persetujuan penambangan. Oleh warga disetujui dengan syarat tidak menambang di lahan pekarangan kengser. Namun saat tambang pasir dilakukan, lahan bantaran Sungai Progo yang selama ini dijadikan mata pencaharian masyarakat setempat ikut terkena eksploitasi penambangan yang menggunakan alat berat. Alhasil berdampak pada mata pencaharian warga setempat hilang.

Iya awalnya kan ada kesepakatan antara pelapor dengan terlapor, tapi dalam kenyataannya tidak sesuai dengan yang sudah disepakati. Beberapa warga kemudian menagih janji kepada pelapor. Saat pelapor menyanggupi untuk menghentikan alat berat ternyata malah melapor ke Polres Kulon Progo. Dan hari ini kita mendampingi dua orang terlapor dalam pemeriksaan awal,” papar Muh Ulin Nuha.

Dari 6 warga yang dilaporkan, hari ini diperiksa dua orang warga, atas nama Wlj dan EA yang ditemani oleh puluhan warga Desa Banaran. 

Dari informasi yang saya dapatkan pemeriksaan secara bertahap, hari ini dua orang terus beberapa hari lagi dua oran dan seterusnya. Kita ikuti dahulu prosedur hukum dan terus kita pelajari untuk persiapan langkah hukum yang sama terhadap pelapor, karena dari video yang kita pegang tidak ada perlakuan seperti yang dituduhkan oleh pelapor,” tandasnya.