Dugaan Bangunan Ilegal di Margosari, DPRD Minta Dihentikan
Peristiwa

Dugaan Bangunan Ilegal di Margosari, DPRD Minta Dihentikan

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Pembangunan di wilayah Pedukuhan Gunung Gondang, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih, yang diduga bakal dijadikan pabrik pemecah batu mendapatkan reaksi tegas dari salah seorang anggota Komisi 2 DPRD Kulon Progo. Selain mempertanyakan izin pendirian bangunan dan izin peruntukan, anggota Komisi 2, Muhtarom Asrori, juga mendesak pemerintah untuk bersikap tegas dengan menghentikan proses pembangunan dilokasi tersebut.

Saya sudah mendengar adanya pembangunan itu dari beberapa warga disana, yang informasinya juga menggunakan tanah kas desa, sehingga kita perlu pertanyakan ijin pendirian bangunannya, juga ijin peruntukan dari adanya pembangunan itu. Nantinya mau digunakan untuk apa, sudah sosialisasi ke masyarakat belum, dan mereka menyetujui atau tidak. Sehingga tidak bisa asal-asalan membangun. Dan kalau belum mengantongi izin-izin itu maka proses pembangunan harus stop dulu,” ungkap Muhtarom Asrori, Rabu (13/09/2017).

Diungkapkan juga, Komisi 2 mendesak pemerintah dalam hal ini instansi terkait untuk secepatnya mengambil sikap tegas dari adanya pembangunan tersebut. Hal itu karena proses pembangunan yang sekarang tengah berlangsung diperkirakan nantinya bakal dijadikan pabrik pemecah batu (Stone Crusher) dan peruntukannya melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah Kabupaten Kulon Progo. 

Kulon Progo siap menerima siapa pun investornya, siapa pun yang menanam saham, tapi harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan kalau memang belum memiliki ijin harus dihentikan dulu proses pembangunannya dan instansi terkait harus bertindak tegas agar tidak memunculkan masalah dikemudian hari,” tandas Muhtarom.