Puluhan Siswa Inklusi Belajar Membatik
Pendidikan

Puluhan Siswa Inklusi Belajar Membatik

Galur,(kulonprogo.sorot.co)--Puluhan siswa Inklusi dari SMP Tumbuh Sewon Bantul menggelar life in di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kamis (05/10/2017). Berbagai macam kegiatan dilakukan oleh 21 siswa, diantaranya melakukan praktik membatik di salah satu usaha kecil menengah yang dikelola oleh warga setempat. Selain untuk mengenali kearifan lokal yang ada di wilayah tersebut, kegiatan life in ini juga untuk menambah ketrampilan dari puluhan siswa tersebut.

Seperti dikatakan oleh salah seorang pembimbing, Eko Heri Prasongko. Kegiatan Life in dilakukan selama dua hari, guna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dari para siswa SMP Tumbuh.

Mereka menginap di rumah 4 orang warga, agar bisa mengetahui secara langsung aktifitas sehari-hari dari warga disini. Sehingga bisa melihat dan merasakan langsung keseharian masyarakat guna membekali mereka dikemudian hari,” ujar Eko Heri.

Sejumlah ketrampilan juga dilakukan oleh para siswa yang mayoritas berkebutuhan khusus ini, meliputi pelatihan membuat telur asin, pelatihan budidaya ternak sapi, pelatihan pengolahan ikan belut, pelatihan membatik, pelatihan mengolah minuman dalam kemasan serta mempraktikan mencangkok pohon cemara udang di Pantai Trisik Kecamatan Galur. 

Dengan praktik secara langsung harapan kita menambah ketrampilan dari para siswa serta meningkatkan pengetahuan yang dimiliki dari potensi yang ada di Desa Banaran. Kedepan yang dilakukan para siswa bisa bermanfaat bagi masa depan mereka di waktu mendatang,” tambah Eko Heri Prasongko.

Sementara edukasi dan workshop life in ini diakhiri dengan donasi buku untuk Karang Taruna Mekar Desa Banaran, Kecamatan Galur.