Diduga Gerayahi Istri Orang, Oknum Polisi Dilaporkan Propam
Hukum & Kriminal

Diduga Gerayahi Istri Orang, Oknum Polisi Dilaporkan Propam

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Warga Ngeringinan, Palbapang, Bantul, Senin (06/11/2017) siang didampingi kuasa hukum mendatangi Propam Polres Kulon Progo. Kedatangan warga secara beramai-ramai tersebut untuk melaporkan kasus perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi yang bertugas di Kepolisian Resor Kulon Progo. Perselingkuhan diduga dilakukan di Ngeringinan, Palbapang, Bantul.

Oknum polisi yang diduga berinisial Bripka DH tersebut dianggap meresahkan warga Ngeringinan. Hal tersebut karena Bripka DH diduga kerap memadu kasih dengan SR, wanita yang diketahui suami Gunadi warga Ngeringinan Palbapang. Mendapati istrinya berselingkuh dengan Bripka DH, Gunadi bersama warga melaporkan perbuatan keji pasangan gelap tersebut ke Polres Kulon Progo.

"Saya merasa sangat tidak terima dengan dugaan perselingkuhan yang dilakukan istri saya dengan oknum polisi tersebut. Maka dari itu saya di sini melakukan pelaporan dan menuntut keadilan,” tegas Gunadi didampingi oleh kuasa hukumnya di Mapolres Kulon Progo, Senin (06/11/2017).

Sujio selaku tokoh masyarakat juga mengaku kerap mendapati Bripka DH mendatangi rumah SR saat malam hari. 

Saya sangat tidak nyaman dengan tindakan polisi tersebut yang datang dan pergi seenaknya ke desa kami hingga tengah malam padahal jelas bahwa SR masih menjadi istri Gunadi yang pada waktu itu masih bekerja di Korea,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa warga, RT hingga dukuh di Ngeringinan sangat resah dengan tindakan oknum polisi tersebut diduga melakukan perselingkuhan tersebut sejak 1,5 tahun lalu.

Sementara itu, Nasrul, kuasa hukum dari Gunadi mendesak agar jajaran Propam Polres Kulon Progo menindak pelaku dan menginginkan kliennya harus mendapatkan keadilan.

Kami selaku kuasa hukum menginginkan Mas Gunadi dan warga Ngeringinan, Palbapang, Bantul mendapatkan keadilan  serta kami akan melakukan pendampingan hingga kasus ini mendapatkan keadilan,” tandasnya.

Dalam kasus ini Propam belum dapat dimintai keterangan dengan alasan bahwa kasus ini masih dalam tahap pelaporan.