Empat Ribu Pelanggar Kena Tilang Operasi Zebra
Hukum & Kriminal

Empat Ribu Pelanggar Kena Tilang Operasi Zebra

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Memasuki sembilan hari digelarnya Operasi Zebra Progo 2017, ribuan pelanggar lalu lintas dikenai sanksi berupa surat tilang. Mayoritas pelanggar lalu lintas didominasi kendaraan bermotor, baik yang tidak lengkap secara spesifikasi hingga tidak lengkap dengan syarat-syarat berkendara.

Hal ini diungkapkan oleh KBO Satlantas Polres Kulon Progo, Iptu. Basuki Rahmat, saat ditemui Jumat (10/11/2017). Memasuki hari kesembilan kemarin terdapat 4.026 pelanggar yang dikenai sanksi tilang.

Itu jumlah sampai hari kemaren, untuk yang hari ini belum direkap, tadi pagi masih mengglar operasi dan sore ini juga kita gelar operasi sehingga yang hari kesepuluh belum masuk,” ujar Iptu Basuki Rahmat.

Sedangkan memasuki hari kesembi tersebut, terdapat 3.363 pelanggar yang mengendarai sepeda motor, 148 pelanggar mobil penumpang, 62 pelanggar kendaraan angkutan barang, dan 3 pelanggar dari bus angkutan umum. 

Dari jumlah keseluruhan pelanggar, terdapat 2.669 pelanggar yang tidak lengkap dengan syarat berkendara, 112 pelanggar rambu lalu lintas, 45 pelanggar sabuk keamanan, 809 pelanggar tidak memakai helm, 335 pelanggar tidak lengkap dengan surat-surat berkendara, serta 63 pelanggar yang melebihi tonase yang sudah ditetapkan.

Petugas kepolisian juga menyita 842 Surat Ijin Mengendarai, 3.130 STNK serta mengamankan 54 sepeda motor milik para pengendara yang melakukan pelanggaran.

Sebenarnya sosialisasi sudah jauh hari kita lakukan ke masyarakat, apalagi Operasi Zebra masih terus kita laksanakan, sehingga kita imbau agar warga yang akan mengendari sepeda motor bisa melengkapi diri dengan syarat berkendara dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas untuk keselamatan kita bersama,” tandas Basuki Rahmat.

Selain itu, petugas kepolisian juga sudah melakukan 136 kali sosialisasi ke sejumlah wilayah dan lembaga, serta menyebar 735 buah leaflet dan spanduk sosialisasi yang dipasang di berbagai lokasi strategis yang mudah diakses oleh masyarakat.