Jalur Kereta Trase Bandara Gunakan Tanah Bengkok
Ekonomi

Jalur Kereta Trase Bandara Gunakan Tanah Bengkok

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Setidaknya jalur kereta api trase bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) sepanjang satu kilometer bakal melalui wilayah Desa Kalidengen, Kecamatan Temon.

Adapun tanah yang akan dilalui merupakan tanah bengkok atau lahan garapan milik desa. Namun begitu, hingga saat ini sosialisasi ataupun penetapan lokasi pembangunan belum dilakukan oleh pihak terkait.

Kepala Desa Kalidengan, Sunardi berujar bahwa pihaknya belum bisa memastikan jumlah pasti lahan terdampak pembangunan rel yang dilakukan mulai dari Stasiun Kedundang tersebut. Selain Desa Kalidengen, desa di sekitarnya seperti Glagah, Kulur dan Kaligintung juga diperkirakan menjadi bagian dari pembangunan rel kereta trase bandara.

"Kami belum bisa memastikan berapa jumlah pastinya. Tapi pada dasarnya kami mendukung meskipun mengenai tanah bengkok," ungkap Sunardi, Minggu (12/11/2017).

Meskipun belum diketahui secara pasti peta geografis letak pembangunan rel kereta trase bandara, namun Sunardi berharap agar nilai beli tanah di Kalidengen bisa mencapai Rp 600 ribu hingga Rp 700 ribu.  

"Harapan kami seperti itu, tapi kami juga tahu bahwa dalam proses pembebasan lahan, harga tanah nantinya akan ditentukan melalui proses appraisal," pungkas Sunardi.