Donor Darah Jadi Kegiatan Peringati Hari Kesehatan
Sosial

Donor Darah Jadi Kegiatan Peringati Hari Kesehatan

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 tingkat Kabupaten Kulon Progo, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi di Kulon Progo mengikuti kegiatan donor darah, Senin (13/11/2017). Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan di Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulon Progo.

Ketua Panitia Peringatan HKN ke-53 Kabupaten Kulon Progo, Wira Utami Pratiwi mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah tersebut untuk memenuhi kebutuhan dan ketersediaan darah di Kulon Progo.

"Kali ini kami bekerja sama dengan PMI Kulon Progo untuk kegiatan donor darah. Target kami sebenarnya untuk peserta tidak hanya ASN saja tapi juga instansi lintas sektoral lainnya," ungkap Wira Utami, Senin (13/11/2017).

Setidaknya 200 kantong darah segar diharapkan bisa didapat melalui kegiatan ini. Utami mengungkapkan bahwa saat ini kebutuhan darah di Kulon Progo banyak digunakan oleh para penderita gagal ginjal yang memerlukan hemodialisa atau cuci darah.  

Salah seorang peserta donor darah dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulon Progo, Rina Martini (42) berharap agar kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya semakin meningkat. Ia sendiri mengaku memang sudah terbiasa mendinirkan darahnya.

"Saya sudah yang keempat belas kali ini mendonorkan darah. Karena donor darah juga baik untuk kesehatan dan juga bisa membantu sesama," kata dia.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo berharap, pada peringatan HKN ke-53 kali ini, tingkat kesehatan masyarakat Kulon Progo bisa semakin meningkat dan terjamin. Ia juga berujar bahwa saat ini, pengobatan gratis bagi masyarakat Kulon Progo juga masih diprioritaskan di seluruh puskesmas dan dua rumah sakit daerah yang ada.

"Tahun ini tepatnya pada bulan Desember mendatang, Kulon Progo akan mendapatkan limpahan dokter spesialis, tentunya ini juga akan menjamin keaehatan masyarakat. Dana dengan total sekitar Rp 170 miliar juga akan diterima untuk membangun rumah sakit dan infrastruktur kesehatan lainnya," kata Hasto.