23 Hektare Sisa Lahan Pembangunan NYIA Belum Dijamah
Ekonomi

23 Hektare Sisa Lahan Pembangunan NYIA Belum Dijamah

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Proses land clearing atau pembersihan lahan untuk pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon menemui kendala. Pasalnya, terdapat lahan seluas 23 hektare yang belum bisa dibersihkan.

Seperti di ketahui, terdapat sejumlah warga terdampak bandara pemilik lahan masih enggan melepaskan tanahnya untuk pembangunan bandara. Pihak pemrakarsa pembangunan NYIA yakni PT Angkasa Pura I juga tak berani meneruskan proses land clearing sebelum lahan tersebut bebas.

Airport Facility and Non Terminak Section Head Proyek Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, Gani Wijaya berujar bahwa hingga saat ini, terdapat 419 hektare dari total 587 hekatare yang telah dibersihkan. Luasan tersebut terdiri dari airside (sisi udara: runway, taxiway dan apron) maupun landside (sisi darat: kargo, perkantoran dan terminal penunpang).

"23 hektare lahan untuk landside belum bisa dilakukan land clearing, masih terkendala pembebasan. Sedangkan untuk airside pembersihan sebentar lagi selesai, kalau tak ada kendala pembebasan juga," ungkap Gani, Rabu (15/11/2017).

Gani melanjutkan, setelah proses konsinyasi ganti rugi pembebasan lahan di Pengadilan Negeri (PN) Wates selesai, pihaknya akan segera menyurati warga untuk segera mengosongkan lahan. Pihaknya optimis mampu menyelesaikan land clearing pada Desember mendatang. 

"Kita optimis Desember selesai, kalau tidak terkendala hujan. Saat ini kita fokus kepada lahan yang sudah clean and clear (beres dan dibebaskan) lebih dlulu," pungkas Gani.