Cerita Anggota Satlantas Selamatkan Korban Banjir
Peristiwa

Cerita Anggota Satlantas Selamatkan Korban Banjir

Panjatan,(kulonprogo.sorot.co)--Cerita heroik terjadi saat musibah banjir melanda Desa Krembangan, Panjatanse, Kamis (30/11/2017). Sejumlah anggota Satlantas Polres Kulon Progo yang melakukan penyisiran menyelamatkan 3 orang warga lansia yang terjebak dalam kepungan banjir. Dengan menggunakan mobil patroli, evakuasi menerjang rendaman air setinggi lebih dari 70 sentimeter, guna menyelamatkan warga yang ada di rumahnya.

Diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Kulon Progo, AKP Maryanto, penyelamatan dilakukan terhadap 3 warga dari Pedukuhan Gesikan, Desa Krembangan. Awalnya, polisi melakukan penyisiran di wilayah yang masih terkepung rendaman air. Patroli sengaja dilakukan guna pengamanan rumah warga yang ditinggal mengungsi. Saat memasuki Gesikan, polisi sempat melihat adanya warga yang meminta bantuan.

Tiba-tiba ada warga yang melambaikan tangan meminta bantuan, terus kendaraan kita arahkan ke warga yang meminta bantuan tadi. Padahal saat kita sisir perkiraan kedalaman hampir mencapai satu meteran,” ungkap Maryanto, Kamis sore.

Setelah berhasil mengevakuasi salah seorang warga, kemudian Maryanto berupaya memberikan peringatan lewat pengeras suara. Ternyata masih ditemukan dua orang warga lainnya dengan lokasi yang berbeda. Keduanya juga terjebak di dalam rumah. 

Memang terus saya umumkan lewat pengeras suara, karena dari informasi warga yang sudah kita evakuasi masih ada warga lainnya di rumah yang berbeda. Pas kita keliling ternyata benar, masih ada dua orang warga yang bertahan di rumahnya dan kita bujuk agar mau dievakuasi,” paparnya.

Usai berhasil mengevakuasi tiga warga lansia, kemudian mereka dibawa menggunakan mobil patroli Satlantas menuju posko pengungsian di Balai Desa Krembangan dan berbaur dengan ratusan pengungsi lainnya.

Saya enggak tahu namanya, yang penting sudah berhasil kita selamatkan dan kita bawa ke posko pengungsian. Dan tadi memang kita himbau kalau air belum benar-benar surut, jangan kembali ke rumah dulu,” pungkas Maryanto.