Janggal, KTP ASN Ditemukan di Berkas Administrasi Parpol
Politik

Janggal, KTP ASN Ditemukan di Berkas Administrasi Parpol

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Meski pemilu legislatif masih cukup lama hingga tahun 2019 mendatang, namun sejumlah tahapan yang harus dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) sudah berlangsung. Salah satu diantaranya yakni verifikasi administrasi dari tiap partai politik yang pada bulan lalu sudah diserahkan di KPUD Kulon Progo. Saat dilakukan verifikasi identitas atau Kartu Tanda Penduduk dari sejumlah parpol, ditemukan belasan KTP Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi pendukung dari sejumlah partai politik.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPUD Kulon Progo, Muh Isnaini saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (5/12/2017). Dari verifikasi KTP pendukung partai politik ditemukan 15 KTP berstatus ASN dan 3 KTP berstatus Polri.

Untuk verifikasi dari KTP sudah kita lakukan beberapa hari lalu, dan memang kita temukan ada 15 yang berprofesi sebagai ASN dan 3 lainnya berprofesi sebagai Polri. Namun saat kita datangi, yang 3 identitas sebagai Polri ternyata profesinya swasta dan untuk yang ASN memang benar seperti itu tapi mereka mengaku tidak mendukung sama sekali, bahkan malah balik bertanya kenapa KTPnya bisa ada di beberapa parpol itu. Untuk TNI nihil sama sekali. Tapi dari hasil kroscek kita di lapangan pemilik identitas sudah menyatakan tidak mendukung dan semua sudah clear,” ungkap Isnaini.

Selain itu ditemukan juga 603 kartu identitas yang cukup meragukan, dimana dari jumlah tersebut mendukung lebih dari satu partai politik. 

Dari jumlah itu rata-rata ada di dua parpol, bahkan ada satu KTP yang berada dalam berkas empat partai politik. Dan adanya kegandaan ini juga sudah kita verifikasi. Ya ada di beberapa parpol, yang lama ada dan parpol baru juga ada. Kalau untuk wilayah ada dibeberapa kecamatan juga. Tidak etis kalau kita sebutkan, papar Muh Isnaini.

Meski demikian, dengan adanya dukungan ganda ini, sejumlah parpol sudah diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan sebelum nantinya kembali dilakukan verifikasi pada pertengahan bulan Desember hingga pertengahan bulan Januari tahun depan.

Untuk tahapan perbaikan sudah tutup beberapa hari lalu dan pertengahan ini akan kita lakukan verifikasi ulang sampai pertengahan awal Januari tahun depan,” pungkas Muh Isnaini.