PAD Sektor Wisata Belum Lampaui Target?
Peristiwa

PAD Sektor Wisata Belum Lampaui Target?

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kulon Progo tahun 2017 dari sektor wisata belum melampaui target yang ditentukan. Meskipun pendapatan dari sejumlah objek wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo melampaui target, namun nyatanya belum mampu mendongkrak pendapatan dari sektor wisata.

Sekretaris Dispar Kulon Progo, Roehedy Goenoeng mengungkapkan, dari target Rp 3.588.100 pendapatan baru mencapai Rp 3.479.983.000 atau 96,99 persen. Masih ada sekitar Rp 108.116.100 yang belum dicapai oleh Dispar Kulon Progo.

"Angka tersebut terhitung terakhir tanggal 28 Desember 2017. Untuk pendapatan di akhir tahun belum kami hitung karena ini baru hari masuk," ungkap Goenoeng, Selasa (02/01/2018). 

Objek Wisata Pantai Glagah menjadi penyumbang PAD paling tinggi yakni Rp 1.922.090.000, disusul dengan Waduk Sermo yang menyumbang Rp 681.990.000  kemudian Pantai Congot dengan pendapatan Rp 428.855.000. 

Selanjutnya adalah objek wisata alam Tritis dengan pendapatan Rp 121.830.000, kemudian Puncak Suroloyo menyumbang Rp 102.440.000 sedangkan Goa Kiskendo Rp 74.080.000 kemudian Pantai Trisik menyumbang sebesar Ro 66.370.000.

"Pendapatan lainnya disumbang dari retribusi parkir serta retribusi pemakaian  aset daerah. Kami optimis kalau target bisa tercapai dengan jumlah akhir tahun yang belum sempat dihitung," kata dia.

Belum tercapainya target, lanjut Goenoeng dipengaruhi oleh cuaca buruk yang sempat terjadi beberapa waktu di Kulon Progo. Hal itu mempengaruhi minat kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kulon Progo.

Selain itu terdapat dua objek wisata yang urung dikelola oleh Dispar Kulon Progo namun telah ditargetkan mampu menyumbang PAD. Objek wisata tersebut yakni Kalibiru dan Kedung Pedut.

"Kami sudah mentargetkan dua objek wisata tersebut, tapi ternyata berdasarkan peraturan tidak boleh dipungut retribusi. Itu lahan milik Kementerian Kehutanan, mereka mengizinkan masyarakat mengelola untuk memberdayakan masyarakat," pungkas dia.