Jadi Perhatian, Hasto Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Kasus Pembakaran Al Quran
Peristiwa

Jadi Perhatian, Hasto Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Kasus Pembakaran Al Quran

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo meminta agar masyarakat tak terpancing isu negatif yang memicu provokasi setelah mencuatnya peristiwa pembakaran 25 Al Quran inventaris Masjid Al-Iman di Pedukuhan Siluwok, Tawangsari, Kecamatan Pengasih pada Selasa (02/01/2018) kemarin. 

Menurut Hasto, kejadian tersebut merupakan hal krusial dan harus segera dituntaskan agar tak berkembang menjadi isu negatif. Pihaknya juga tak tinggal diam dan meminta jajarannya untuk menelusuri kejadian tersebut hingga ke akarnya.

"Kami harap tidak ada provokasi lebih besar. Saya meminta kepada masyarakat jangan gelisah, cemas ataupun marah," ungkap Hasto, Rabu (03/01/2018).

Hasto meminta agar masyarakat percaya dengan kinerja pemerintah maupun aparat yang berwenang untuk mengusut kasus ini. Ia berharap peristiwa ini kemudian tak merusak keselarasan umat beragama yang sudah terjalin erat selama ini. 

Hasto bahkan telah menyiapkan ahli kejiawan dan pesikologi untuk memeriksa kondisi pelaku secara klinis apabila perempuan terduga pelaku telah berhasil diamankan. Identifikasi dengan mengerahkan ahli kejiwaan dan psikologi dirasa tak akan sulit. Dengan pemeriksaan tersebur bakal diketahui dan dibedakan apakah terduga benar-benar sakit juwa ataupun hanya pura-pura.

"Ciri-ciri pelakunya menurut saksi kan memang menunjukkan gangguan berat kejiwaan. Oleh dokter ahli nanti bisa diidentifikasi apakah pelaku ini mengalamai psikosis (gangguan kejiwaan) atau skizofrenia (gangguan mental) atau hanya pura-pura," sambung Hasto.

Saat ini, Hasto sudah meminta Kesbangpol, Kesra, dan Asisten Daerah untuk menelusuri dan membuat laporan. Sejumlah aparat juga masih berjaga dan menjaga kondusifitas di lokasi Masjid Al-Iman hingga Rabu siang.