Terduga Pelaku Pembakaran Kitab Suci Diamankan Satreskrim Kulon Progo
Peristiwa

Terduga Pelaku Pembakaran Kitab Suci Diamankan Satreskrim Kulon Progo

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Jajaran Sat Reskrim Mapolres Kulon Progo berhasil mengamankan terduga pelaku pembakaran Al Quran di Masjid Al Iman Pedukuhan Siluwok, Desa Tawangsari, Pengasih beberapa hari lalu. Terduga pelaku diamankan petugas pada Minggu (7/1/2018) sekira pukul 08.00 WIB, berkat kerja sama antara petugas kepolisian dengan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kulon Progo, AKBP Irfan Rifai, melalui Kasat Reskrim, AKP Dicky Hermansyah di Mapolres Kulon Progo. Petugas kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyampaikan keberadaan pelaku dengan ciri-ciri yang sudah disebarluaskan dan tengah beristirahat di sebuah warung.

"Memang atas kerja sama kita dengan masyarakat, tadi mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah ada di wilayah Mirit, Kabupaten Kebumen. Teman-teman anggota langsung ke lokasi dan ternyata benar kalau pelaku sedang istirahat disebuah warung kemudian terduga pelaku kita amankan di Polres," ungkap AKP Dicky.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap terduga pelaku, keterangannya masih terus berubah-ubah, dan tidak menentu. Dari logat bahasa yang digunakan oleh terduga pelaku juga diperkirakan berasal dari luar DIY. 

"Tadi sudah kita minta keterangan, ngakunya masih berubah-ubah, kadang mengaku bernama Wily, Siti, Ana dan sempat juga mengaku bernama Jack. Tapi kita masih terus dalami dari terduga pelaku," tandasnya.

Dengan keberhasilan mengungkap terduga pelaku pembakaran kitab suci Al Quran ini, tindak lanjut yang bakal dilakukan oleh petugas Kepolisian yakni dengan membawa terduga pelaku ke Rumah Sakit Khusus kejiwaan Grhasia Kabupaten Sleman untuk menjalani observasi terhadap terduga pelaku.

"Jadi dengan diamankannya terduga pelaku, kita tetap lakukan proses penegakan hukum dengan transparan, kita persilahkan masyarakat untuk ikut mengawal proses tersebut, dan percayakan proses penegakan hukum ini kepada petugas kepolisian," pungkas Dicky.