Tahun Ini, Warga Terdampak Bandara Bakal Kembali Ikuti Pelatihan
Peristiwa

Tahun Ini, Warga Terdampak Bandara Bakal Kembali Ikuti Pelatihan

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Kulon Progo beserta PT Angkasa Pura I dan sejumlah pihak lainnya telah menjadwalkan pelatihan bagi warga terdampak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon pada tahun 2018.

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kulon Progo, Triyono mengungkapkan, pada tahun ini, pelatihan akan dimulai seiring dengan pembangunan fisik bandara NYIA. Konsep pelatihan pun akan dibuat lebih intensif ketimbang tahun 2017 lalu.

Pelatihan kerja tersebut diharapkan bisa membantu para warga terdampak bandara untuk mengelola uang ganti rugi yang telah mereka terima. Triyono tak memungkiri bahwa tak sedikit warga yang telah menggunakan uang ganti ruginya untuk membeli armada truk maupun kendaraan yang digunakan sebagai jasa travel. Menurutnya itu merupakan suatu hal yang bagus.

"Pemkab Kulon Progo mengapresiasi warga yang berinisiatif menggunakan uang ganti ruginya untuk kegiatan produktif. Bupati Kulon Progo dalam berbagai kesempatan juga sudah menyampaikan kepada warga terdampak, bahwa uang yang didapat jangan dihabiskan untuk konsumsi saja," kata Triyono, Minggu (07/01/2018). 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo, Eko Wisnu Wardhana berujar bahwa Pemkab Kulon Progo telah menyiapkan puluhan paket pelatihan kerja maupun pelatihan kewirausahaan pada tahun 2018. 

Seluruh paket tersebut tak hanya bisa diikuti oleh warga terdampak bandara NYIA, namun juga bagi seluruh masyarakat Kulon Progo. Seluruh paket pelatihan disesuaikan dengan minat, kriteria dan usia warga yang berminat mengikuti pelatihan.

"Pelatihan kerja yang diberikan ini merupakan bentuk upaya memfasilitasi warga berkarya di sektor fomal maupun informal. Tugas kami mempersenjatai mereka dengan keterampilan dan segera mendapat pekerjaan. Kami tidak menunggu NYIA jadi agar mereka bisa segera bekerja," kata Eko.