Ganggu Proses Pencairan Uang Konsinyasi, Warga Seret Perkara ke Meja Hijau
Hukum & Kriminal

Ganggu Proses Pencairan Uang Konsinyasi, Warga Seret Perkara ke Meja Hijau

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sejumlah permasalahan terkait sengketa lahan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon akhirnya mulai dibawa ke meja hijau. Para warga pendukung NYIA merasa perlu segera menyelesaikan permasalahan tersebut untuk segera mencairkan uang ganti rugi yang dititipkan melalui proses konsinyasi.

Dikatakan oleh Humas Pengadilan Negeri (PN) Wates, Nur Kholida Dwiwati bahwa sebenarnya masih ada sengketa yang diselesaikan secara kekeluargaan oleh warga yang bersangkutan. Pihak PN Wates juga telah beberapa kali menjadi modiator sengkega dalam perkara konsinyasi.

"Sampai saat ini kami baru menerima kurang dari lima perkara gugatan serupa. Padahal saat itu inkracht bisa digunakan sebagai payung hukum pencairan dana," kata Kholida, Jumat (09/02/2018).

Dilanjutkan Kholida, pihaknya selalu memberikan imbauan kepada keluarga yang memiliki sengketa waris dalam perkara konsinyasi untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan. Hal tersebut menurutnya lebih hemat biaya, energi dan bisa dibahas dengan empati. 

"Apabila sudah tercapai kesepakatan untuk melepas tanah, bisa dituangkan dalam akta perdamaian, ditandatangani keduanya diketahui majelis hakim," sambung Kholida.

Namun, apabila perkara tersebut tak kunjung menemukan kesepakatan dari kedua belah pihak, warga bisa mengajukan gugatan terhadap pihak yang menolak atas dasar perbuatan melawan hukum (PMH).

Ketentuan tersebut jelas diatur dalam Pasal 32 Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengajuan Keberatan dan Penitipan Ganti Rugi di PN dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

"Dana ganti rugi konsinyasi tak bisa dicairkan, apabila tanah atau bidang tersebut masih berupa objek berperkara hukum," pungkas Kholida.