Sultan Resmikan Taman Budaya Kulon Progo Senilai Rp 44,8 Miliar
Pemerintahan

Sultan Resmikan Taman Budaya Kulon Progo Senilai Rp 44,8 Miliar

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Taman Budaya Kulon Progo (TBK) secara simbolis dengan menanam pohon sawo kecik di kompleks TBK, Senin (12/03/2018). Sultan kala itu juga meninjau sejumlah gedung baru di kompleks tersebut diantaranya pendopo serta gedung pertunjukan.

Sultan berharap TBK bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah dan masyarakat. Ia ingin biaya perawatan bisa ditopang oleh biaya retribusi masuk apabila digelar pertunjukan di TBK.

"Setahun hingga dua tahun anggaran pemerintah mungkin bisa mensubsidi perawatan. Tapi sudah direncanakan dengan adanya tiket masuk dan sebagainya. Harus dimanfaatkan secara maksimal, ojo opo-opo gratis (jangan gratis semuanya)," kata Sultan.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa selain memperhatikan keberlanjutan perawatan TBK, pihaknya juga harus fokus untuk memikirkan peranan TBK dalam pengembangan kebudayaan di Kulon Progo. 

"Seperti yang disampaikan Ngarso Dalem, memelihara taman budaya tidak mudah. Harus bisa difungsikan secara produktif dan bisa menghidupi. Kita juga harus berpikir apa yang akan dikembangkan di sini, karena peranannya harus dipikirkan secara mendalam," kata dia.

Dipaparkan Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo, Untung Waluyo, TBK dibangun diatas tanah seluas 4,6 hektar milik kas Desa Pengasih. Pembangunan telah menelan biaya sekitar Rp 44,8 miliar bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais).

"Untuk mengoptimalkan fungsi dari taman budaya, kami akan membentuk Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang akan mengelola taman budaya. Kami berharap warga atau kelompok kesenian bisa memanfaatkan bangunan ini untuk kegiatan kebudayaan," ucap dia.

Pada tahun 2018, lanjut Untung, pembangunan taman budaya akan dilanjutkan dengan pembangunan ruang pertunjukan terbuka, pagar bagian depan, kantor keamanan serta gedung pertemuan. Pembangunan lanjutan masih akan dilakukan dengan sumber dari Danais.

"Harapannya tahun ini ruang pertunjukan terbuka bisa selesai. Masyarakat bisa memanfaatkan TBK untuk pertunjukan dengan kesepakatan sebelumnya melalui UPT," pungkasnya.