Begini Kata Warga Penolak Soal Penutupan Jalan Daendels
Sosial

Begini Kata Warga Penolak Soal Penutupan Jalan Daendels

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Rencana penutupan ruas Jalan Daendels di sekitaran kawasan Izin Penetapan Lahan (IPL) bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon tak membuat warga penolak pembangunan NYIA khawatir.

Masyarakat penolak yang tergabung dalam Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP) mengaku bahwa penutupan Jalan Daendels untuk mendukung proses pembangunan NYIA tak bakal membuat warga kerepotan.

"Biarkan saja kalau mau ditutup, nggak ada masalah. Yang keluar masuk orang banyak. Kita yang di dalam sekalipun jalan ditutup kalau mau pergi masih ada jalan lain," ungkap salah seorang warga, Tuginah, Senin (12/03/2018).

Namun begitu, ia mempertanyakan alasan penutupan jalan yang dilakukan oleh PT. Angkasa Pura I. Pasalnya menurut warga, jalan tersebut merupakan jalan umum yang digunakan oleh pengguna jalan selain warga penolak yang masih bertahan. 

Tuginah melanjutkan, meskipun PT. Angkasa Pura I mengakui bahwa penutupan jalan juga merupakan upaya untuk meluluhkan warga. Ia dan warga lainnya tak bakalan melepaskan tanah yang telah dihuni selama ini untuk keperluan pembangunan bandara.

Warga lain, Sutrisno (54) mengatakan hal senada dengan Tuginah. Menurutnya, bagi warga penolak yang sebagaian berprofesi sebagai petani tak begitu mengkhawatirkan penutupan ruas Jalan Daendels antara Desa Glagah dan Desa Palihan, Kecamatan Temon.

"Kalau kami pribadi nggak masalah. Masih banyak jalan yang lain bisa dilewati kalau cuma untuk pergi ke sawah atau ke ladang," kata dia.