Warga dan Polisi Terlibat Aksi Saling Dorong Saat Pemasangan Pagar
Peristiwa

Warga dan Polisi Terlibat Aksi Saling Dorong Saat Pemasangan Pagar

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Aksi saling dorong antara warga penolak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang tergabung dalam Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP) dengan petugas kepolisian terjadi pada Rabu (11/04/2018).

Aksi saling dorong tersebut mewarnai kegiatan pemasangan pagar di lahan Izin Penetapan Lokasi (IPL) NYIA, tepatnya di sebelah utara Pantai Glagah atau di bagian ujung timur lokasi pembangunan landasan pacu.

Aksi saling dorong antara petugas dan warga diduga dipicu oleh pemasangan pagar yang dilakukan di dekat rumah salah satu warga penolak yakni di Pedukuhan Sidorejo, Glagah, Kecamatan Temon. Lokasinya tak jauh dari tepian Jalan Daendels yang saat ini telah ditutup total.

"Hari ini kita kerahkan sekitar 100 personil. Sebagian polwan, karena ada juga warga penolak yang wanita. Memang sempat ada aksi saling dorong. Sebelumnya sudah kami beri imbauan kepada warga," ungkap Kabag Ops Polres Kulon Progo, Kompol Sudarmawan.

Dijelaskan olehnya, pemasagan pagar kali ini merupakan hari kedua. Sudah ada sekitar 60 meter pagar yang dipasang, dari target 300 meter. Pada hari pertama, penolakan juga sempat dilakukan oleh dua orang warga, namun permasalaham tersebut bisa diselesikan. 

"Kemarin yang menolak sudah kita arahkan untuk bertemu dengan Pihak PT. Angkasa Pura I dan akhirnya clear. Kami juga mengimbau kepada warga yang masih menolak agar menyalurkan aspirasinya melalui jalur yang sudah disediakan, jangan melanggar hukum," sambung Sudarmawan.

Ia juga mengimbau kepada warga agar tak melakukan perusakan terhadap pagar yang sudah terpasang. Menurutnya, pihak kepolisian bisa menindak hal tersebut sesuai hukum yang berlaku. Ditanya soal sterilisasi pasca pemagaran, Sudarmawan menyebut bahwa hal tersebut menjadi ranah dari PT. Angkasa Pura.

Manajer Proyek Angkasa Pura Properti Untuk Pemagaran, Arif Budiman menerangkan, total keliling pagar yang harus dipasang di IPL NYIA sebesar 16 kilometer lebih 100 meter. Masih ada sekitar 400 meter sisa lahan belum terpagari, karena masih adanya warga yang bertahan.