Pemagaran Area Bandara Dikebut Demi Pengamanan Aset
Peristiwa

Pemagaran Area Bandara Dikebut Demi Pengamanan Aset

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Proses pemagaran di area Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon terus dikebut. Pemagaran lahan seluas 587,3 hektare tersebut bertujuan untuk mengamankan aset.

Juru Bicara Proyek Pembangunan NYIA PT, Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama mengatakan bahwa pembebasan lahan telah dituntaskan dengan penetapan putusan konsinyasi atau penitipan ganti rugi di pengadilan. Pihaknya pun telah menyetorkan seluruh dana ganti ruginya untuk kemudian dicairkan oleh warga terdampak.

"Seluruh wilayah yang mencakup IPL harus dipagari. Target kami bulan ini pemagaran tuntas. Sehingga, pada waktu pengerjaan konstruksi dan sebagainya, kami bisa fokus," ungkap Pandu, Sabtu (14/04/2018).

Sejumlah penolakan dilakukan kelompok warga penolak yang tergabung dalam Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP). Penolakan karena mereka menganggap bahwa pemagaran menyerobot akses warga. Menyoal hal itu Pandu mengarahkan agar warga menempuh jalur hukum melalui gugatan ke pengadilan. 

Lebih jauh menjelaskan, Pandu menyebut bahwa pihaknya siap melakukan pembuktian atas legalitas tanah yang ada di dalam IPL NYIA disertai pemetaan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ia menegaskan, dalam hal ini pihak Angkasa Pura I sudah sesuai dengan peraturan yang ada.

"Silakan diselesaikan secara hukum, sampaikan ke pengadilan, lahan seluas berapa.Yang kami kerjakan juga berdasar hukum. Kalau hanya diselesaikan di lapangan jadinya anarkis, energinya habis," pungkas Pandu.