Begini Kata Kades Soal Ketua RT dan Ketua RW Kompak Mundur
Pemerintahan

Begini Kata Kades Soal Ketua RT dan Ketua RW Kompak Mundur

Nanggulan,(kulonprogo.sorot.co)--Aksi protes dilakukan oleh Ketua RT dan Ketua RW di Pedukuhan Kenteng, Desa Kembang, Kecamatan Nanggulan, Jumat (11/05/2018). Protes dengan cara mengundurkan diri itu disayangkan oleh Pemerintah Desa Kembang.

Kepala Desa Kembang, Winarno mengatakan bahwa sebenarnya ia tak mengira bahwa respon terhadap hasil ujian pengisian jabatan Dukuh Kenteng bakal berujung pada hal tersebut. Menurutnya, para Ketua RT dan Ketua RW di Pedukuhan Kenteng tak perlu melakukan pengunduran diri.

"Sebenarnya kita sama-sama saling membutuhkan. Pelaksanaan ujian pengisian jabatan dukuh itu juga sudah sesuai dengan Perda Kulon Progo Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Perangkat Desa," ungkap Winarno, Jumat (11/05/2018).

Menurut Winarno, peserta ujian pengisian jabatan dukuh yang lolos telah memenuhi syarat sebagai peserta. Salah satunya adalah mendapatkan dukungan sebesar 15 persen dari total warga di wilayah Kenteng. Bahkan Suyatna yang dinyatakan menang justru mendapatkan 73 suara warga Kenteng. 

"Sebenarnya sudah sesuai dengan aturan. Yang bersangkutan juga sudah mengganti alamat kependudukannya," kata dia.

Pihak Pemerintah Desa Kembang, lanjut Winarno, mengaku tak bisa berbuat apa-apa apabila para Ketua RT dan Ketua RW tetap kukuh pada tujuan awal. Winarno hanya berharap mereka bisa terbuka unuk menerima peraturan perundang-undangan yang baru.

"Kalau sudah seperti itu keputusannya, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Mungkin mereka (warga Pedukuhan Kenteng) belum bisa menerima peraturan baru," katanya.

Diberitakan sebelumnya, para Ketua RT dan Ketua TW serta sejumlah perwakilan warga Pedukuhan Kenteng mendatangi Balai Desa Kembang pada Jumat (11/05/2018). Para Ketua RT dan Ketua RW ini secara kompak mengajukan pengunduran diri kepada Pemerintah Desa Kembang. Alasannya dukuh anyar yang jadi bukan warga Padukuhan Kenteng, melainkan dari luar padukuhan.