Salah Perhitungan, Debit Air Bendungan Waduk Sermo Diturunkan
Peristiwa

Salah Perhitungan, Debit Air Bendungan Waduk Sermo Diturunkan

Kokap,(kulonprogo.sorot.co)--Debit air dari bendungan Waduk Sermo di Kecamatan Kokap diturunkan 0,5 meter kubik sejak Rabu (02/05) lalu. Pengurangan debit air tersebut ditujukan untuk mengamankan ketersediaan air yang mengaliri sejumlah lahan persawahan di Kulon Progo pada musim tanam (MT) II serta musim kemarau.

Kepala Petugas Monitoring Bendungan Waduk Sermo dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Novika Prabowo mengatakan bahwa sejak 17 April lalu, pintu air bendungan dibuka dengan debut 2,5 meter kubik per detik. Namun sejak sepekan yang lalu debit kembali diturunkan menjadi 2 meter kubik per detik.

Diakui, para petani sebetulnya masih membutuhkan skema pembukaan 2,5 meter kubik per detik untuk MT II, namun hal tersebut tak bisa dilakukan terlalu lama. Berdasarkan perhitungan, apabila dibuka dengan skema tersebut, ketersediaan air tak akan bisa bertahan hingga perbaikan Intake Kalibawang selesai.

Pihaknya pun juga sempat melakukan kalkulasi ulang terkait skema pembukaan pintu air Bendungan Waduk Sermo. Sedianya skema pembukaan 2,5 meter kubik per detik, Waduk Sermo bisa mensuplai air hingga 62 hari sejak pertama dibuka.

"Tapi pada 2 Mei lalu kita melakukan kalkulasi kembali dan skema yang pertama dirasa tidak akan cukup dan membahayakan ketersediaan air. Kemudian dengan sekema 2 meter kubik per detik akan mampu mengaliri air selama 57 hari sejak perubahan skema," sambung Novika, Sabtu (12/05/2018).

Saat ini, tinggi muka air Bendungan Waduk Sermo mencapai 133,68 meter. Dengan kondisi yang demikian, Novika menyebut bahwa ketersediaan air dari Waduk Sermo bakal aman hingga MT II usai. 

Sementara itu, anggota Komisi Air Kulon Progo, Basito mengatakan bahwa Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) telah menentukan jadwal buka tutup air saluran irigasi di masing-masing lahan mereka. Mekanisme penjadwalan tersebut bisa digunakan hingga musim kemarau selesai.

"Semua wajib mematuhi penjadwalan agar adil. Opsi peminjaman mesin sedot air ke dinas juga dirasa bisa membantu bila memang diperlukan," kata dia.