Delapan Pasangan Mesum Kena Garuk, Satu Diantaranya PNS
Peristiwa

Delapan Pasangan Mesum Kena Garuk, Satu Diantaranya PNS

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, Kepolisian Resor dan Komando Distrik Militer 0731/ Kulon Progo melakukan razia gabungan di wilayah rawan pelanggaran ketertiban umum, Selasa (15/05/2018). Razia tersebut menyasar sejumlah hotel dan penginapan di sekitaran obyek wisata Pantai Glagah Indah, Kecamatan Temon.

Kasat Pol PP Kulon Progo, Sumiran menuturkan bahwa dalam razia kali ini, terdapat delapan pasang bukan suami istri yang terjaring. Sebagian besar merupakan warga dari luar Kulon Progo.

"Kami mulai melakukan razia sejak siang tadi. Terdapat delapan pasangan bukan suami istri. Sebagian besar warga Purworejo. Tapi ada juga warga Nangguan dan warga Sleman," ungkap Sumiran, Selasa (15/05/2018) di Kantor Sat Pol PP Kulon Progo.

Kedelapan pasangan tersebut, lanjut Sumiran, diamankan dari penginapan Anugerah. Meski sebenarnya petugas gabungan melakukan razia di seluruh penginapan yang ada, namun di penginapan lainnya tidak ditemukan adanya pasangan bukan suami istri. 

Salah satu dari pasangan tersebut yakni SMY (55), warga Banyuurip, Kabupaten Purworejo ini merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) wanita di lingkungan Pemkab Purworejo, Jawa Tengah. Ia berpasangan dengan LSN (58) warga Jalan Diponegoro, Kabupaten Purworejo yang berprofesi sebagai karyawan swasta.

"Saat ini seluruh pasangan sedang kita beri arahan serta kita lakukan pemeriksaan dan di BAP. Rencananya besok pagi akan dilaksanakan sidang tipiring (tindak pidana ringan) di Pengadilan Negeri Wates," sambung Sumiran.

Delapan pasangan tersebut kemudian disangkakan Pasal 26 Ayat 2 Peraturan Daerah (Perda) Kulon Progo Nomor 4 tahun 2013 tentang Ketertiban Umum (Tibum). Sanksi dari pelanggaran tersebut berupa ancaman kurungan paling lama tiga bulan dan denda maksimal Rp 5 juta.

AH, salah seorang warga Nanggulan yang terjaring razia mengatakan bahwa ia tak berbuat apa-apa ketika berada di dalam penginapan. Ia mengaku bersama dengan seorang teman wanitanya yang baru saja berkenalan dan berkomunikasi lewat pesan singkat.

"Kita nggak berbuat apa-apa di dalam. Cuma ketemuan karena dia penasaran dengan lahan calon bandara. Kemudian dia ngajak masuk ke dalam penginapan," kata dia