PLN Kulon Progo Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik Selama Lebaran
Pemerintahan

PLN Kulon Progo Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik Selama Lebaran

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--PT PLN Rayon Wates menjamin pelaksanaan Lebaran di Kulon Progo tak akan diwarnai dengan pemadaman listrik. Setidaknya hal tersebut berlaku sejak H-7 hingga H+7 mendatang.

Manajer PT PLN Rayon Wates, Didik Suryadi menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan menjelang Lebaran. Diantaranya pemeliharaan jaringan, penggantian kapasitor hingga mengganti kabel jaringan yang rusak.

"Pemeliharaan jaringan kita lakukan dengan cara rabas pohon-pohon yang terlalu dekat dengan kabel jaringan kami. Sehingga beberapa waktu lalu memang sempat terjadi beberapa kali pemadaman," ungkap Didik, Sabtu (09/06/2018).

Apabila terjadi kerusakan-kerusakan bersifat darurat atau urgen ketika Lebaran, Didik melanjutkan, pihaknya terpaksa akan melakukan pemadaman. Kerusakan yang ia maksud diantaranya kerusakan komponen, travo meledak ataupun kelebihan beban jaringan. 

Selama Lebaran, PT PLN Rayon Wates juga bakal menyiagakan 54 petugas pelayanan gangguan. Mereka tersebar di beberapa wilayah diantaranya Pos Wates, Nanggulan, Kalibawang, Galur dan Temon.

"Kalau sampai saat ini seluruh jaringan dalam keadaan baik. Kita terus melakukan pemeliharaan jaringan. Saat ini masyarakat juga mulai sadar akan gangguan yang diakibatkan oleh pohon, sehingga rabas pohon tak begitu menjadi kendala," kata dia.

Ditanya soal ketersedian daya di Kulon Progo, Didik mengungkapkan bahwa dua travo di Gardu Induk Glagah masih mencukupi kebutuhan listrik 129 ribu pelanggan di Kulon Progo. Saat ini dua travo dengan daya 30 MVA dan 60 MVA masih sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik saat Lebaran. Adapun ambang batas penggunaan kedua travo tersebut ialah 80 persen dari kapasitas yang ada.

"Untuk travo yang 30 MVA baru terpakai sekitar 24 persen, sedangkan yang 60 MVA baru terpakai sekitar 30 persen. Kemungkinan ketika Lebaran akan meningkat karena kebutuhan listrik masing-masing rumah biasanya bertambah karena ada anggota keluarga yang pulang kampung," pungkas dia.