Ratusan Kendaraan Bermotor di Kulon Progo Berhias Janur Kuning
Peristiwa

Ratusan Kendaraan Bermotor di Kulon Progo Berhias Janur Kuning

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Ratusan kendaraan bermotor yang memasuki wilayah Kulon Progo nampak berbeda sejak H-7 lebaran lalu. Sebagian besar dari kendaraan bermotor nampak diikat janur kuning pada bagian spion.

Pemasangan janur kuning itu bukan tanpa alasan. Seluruh kendaraan yang dipasang janur kuning tersebut dinilai melanggar aturan berlalu lintas sehingga dapat membahayakan sang penumpang serta pengguna jalan yang lain.

Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan pemasangan janur kuning yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Kulon Progo. Sejumlah kendaraan yang kedapatan melanggar secara kasat mata bakal dihentikan oleh petugas yang berada di sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan.

"Pengendara bermotor yang sekiranya melanggar semisal berboncengan lebih dari dua orang dan membawa barang bawaan berlebihan akan kami tepikan. Sebelum dipasang janur kuning kami beri himbauan dulu," ungkap Kasat Lantas Polres Kulon Progo, AKP Maryanto ketika melakukan kegiatan pemasangan janur di Check Point Perbatasan Kulon Progo-Purworejo, Selasa (12/06/2018).

Hingga saat ini, sebanyak 780 kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat telah dipasang janur kuning oleh petugas. Namun pelanggaran didominasi oleh pengendara sepeda motor. Sebagian besar dari mereka nekat membawa barang bawaan berlebih serta berboncengan lebih dari dua orang. 

Maryanto menambahkan, selama pelaksanaan Ops Ketupat Progo 2018, pihaknya bakal tetap melakukan kegiatan pemasangan janur kuning. Hal tersebut dinilai efektif untuk menekan angka kecelakaan selama arus mudik-balik Idul Fitri 1439 H/2018 M. Pasalnya, pengendara lain yang berada di dekat pengendara yang melanggar kemudian akan berhati-hati, pun begitu dengan pengendara yang melanggar itu sendiri.

"Kami mengimbau agar pemudik selalu berhati-hati. Bawa barang secukupnya bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Apabila lelah segera berisritirahat di pos-pos pelayanan yang telah disediakan," kata dia.

Salah seorang pemudik asal Bekasi, Jawa Barat yang hendak menuju Gunungkidul, Agus Abu Muslim mengaku terpaksa mengendarai sepeda motor untuk mudik kali ini. Ia pun nekat memboncengkan istri dan kedua anaknya dengan menggunakan satu sepeda motor saja.

"Kemarin sudah berusaha cari tiket bus untuk mudik, tapi sudah kehabisan. Akhirnya karena pengen pulang kampung ya terpaksa bawa sepeda motor," kata dia.

Menurut Agus, pelaksanaan pemasangan janur kuning yang dilakukan oleh kepolisian merupakan langkah yang bagus. Ia sendiri mengaku untuk lebih berhati-hati setelah dihentikan oleh kepolisian.