AMPG Kulon Progo Sayangkan Ucapan Titiek Soal Beringin Berisi Hantu
Politik

AMPG Kulon Progo Sayangkan Ucapan Titiek Soal Beringin Berisi Hantu

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Hengkangnya Siti Hediati atau yang akrab disapa Titiek Soeharto dari Partai Golongan Karya (Golkar) untuk berpindah ke Partai Beringin Karya (Berkarya) sempat disayangkan oleh sejumlah kader Partai Golkar.

Terlebih ucapan Titiek yang menyebutkan bahwa pohon beringin simbol Partai Golkar berisi hantu, tak seperti pohon beringin Partai Berkarya yang berisi otak, dinilai menciderai Partai Golkar.

Hal tersebut membuat salah satu organisasi sayap Partai Golkar yakni Pengurus Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Kulon Progo angkat bicara. Mereka menyayangkan ucapan Titiek yang demikian ketika berada di Bantul, Rabu (13/06) kemarin.

Ketua PD AMPG Kulon Progo, Hasan Syaifullah mengungkapkan bahwa ungkapan yang dilontarkan oleh Titiek dianggap telah menciderai Partai Golkar. Terlebih Titiek merupakan putri mantan Presiden ke-2 RI, Soeharto yang juga turut berperan membesarkan Partai Golkar.

"Kami menyayangkan hal itu. Kenapa bisa disampaikan oleh seorang putri Pak Soeharto yang merupakan tokoh besar Partai Golkar. Hal itu sangat mencederai kader-kader Golkar, khususnya di Kulon Progo," ungkap Hasan, Kamis (14/06/2018).

Meski begitu, PD AMPG Kulon Progo tak akan menempuh jalur hukum untuk menanggapi ucapan Titiek. Bahkan PD AMPG Kulon Progo berharap nantinya Titiek yang kini telah berada di partai besutan adiknya, Hutomo Mandalaputra alias Tommy Soeharto bisa bersaing secara sehat dengan Partai Golkar saat pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang. 

"Monggo kita bersaing secara sehat dan bersih saat Pemilu 2019 mendatang," sambung dia.

Sekretaris PD AMPG Kulon Progo, Patria Puay mengatakan bahwa hijrahnya Titiek memang berpengaruh terhadap elektabilitas Partai Golkar pada Pemilu 2019 mendatang. Pasalnya pada saat Pemilihan DPR RI periode sebelumnya, Titiek yang diusung Golkar dengan daerah pemilihan (Dapil) DIY mampu mendulang suara cukup banyak.

"Di Kulon Progo periode lalu suara untuk Bu Titiek sebesar 10.624 suara atau sekitar 31,1 %. Tapi kami yakin Golkar masih mampu mendulang suara pada Pemilu 2019 besok meski tanpa Bu Titiek," kata dia.

Bendahara PD AMPG Kulon Progo, Dwi Wahyu menuturkan bahwa pasca kepergian Titiek dari Partai Golkar justru menguatkan kader Golkar. Bahkan Golkar kini lebih getol untuk menjaring kader-kader muda.

"Koordinasi antar kader kita lakukan terus. Pengkaderan juga kami lakukan melalui AMPG," kata dia.