Enam Pelaku Begal Masih Diburu Polisi
Hukum & Kriminal

Enam Pelaku Begal Masih Diburu Polisi

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Kepolisian Resor Kulon Progo masih berupaya memburu enam pelaku pembegalan yang belum sempat diamankan ketika mereka beraksi di wilayah Kulon Progo pada Jumat (09/06) lalu. Meski begitu, pemberkasan terhadap perkara tersebut terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Anggara Nasution menuturkan, pihaknya telah meminta keterangan terhadap dua pelaku yang berhasil diamankan yakni JD (16), warga Mbayen, Kalasan, Sleman dan MB (16), warga Wedomartani, Kalasan, Sleman. Keterangan dari JD baru didapatkan polisi beberapa waktu lalu. Pasalnya, JD sempat merasakan timah panas petugas pada paha kiri bagian dalam lantaran enggan menyerahkan diri.

"Sudah kami mintai keterangan karena kondisinya sudah membaik. Saat ini JD dititipkan kepada kedua orang tuanya dan masih harus menjalani rawat jalan dan menggunakan alat bantu jalan," ungkap Anggara, Jumat (06/07/2018).

Untuk mengamankan enam pelaku lainnya, lanjut Anggara, pihaknya terus berkoordinasi dengan polres lain di wilayah Polda DIY. Saat ini, pihaknya juga masih berupaya menghimpun data keenam pelaku yang belum bisa diamankan tersebut. 

"Menurut keterangan kedua pelaku yang berhasil diamankan, mereka hanya sebatas mengenal di tempat nongkrong. JD dan MB mengaku tidak tahu secara pasti data dari keenam pelaku lainnya," sambung Anggara.

Terkait pemberkasan kasus tersebut, kini pihaknya tengah menunggu rekomendasi dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta. Rekomendasi dari Bapas tersebut bakal menjadi salah satu data yang turut diajukan kepada jaksa untuk proses hukum selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Kulon Progo dibantu warga berhasil mengamankan dua dari delapan pelaku pembegalan yang beraksi di wilayah Sukoreno, Kecamatan Sentolo dan Margosari, Kecamatan Pengasih pada Jumat (09/06) dinihari. Sebelum berhasil mengamankan dua orang pelaku di wilayah Srandakan, Bantul, polisi sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan gerombolan begal.