Seminggu Dibuka, Belum Ada Bacaleg Mendaftar
Politik

Seminggu Dibuka, Belum Ada Bacaleg Mendaftar

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo belum menerima berkas pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) yang bakal bertanding pada Pileg 2019 mendatang. Hingga Kamis (10/07/2018) pagi, Kantor KPU Kulon Progo yang berada di Jalan KH. Wahid Hasyim, Bendungan, Kecamatan Wates masih terlihat lengang.

Ketua KPU Kulon Progo, Muh Isnaini mengungkapkan bahwa pendaftaran bacaleg dari partai politik (parpol) dibuka sejak 4 Juli hingga 17 Juli mendatang. Meskipun belum ada bacaleg yang menyerahkan berkas pendaftaran fisik, namun seluruh parpol telah mengunggah data nama-nama bacaleg pada Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

"Untuk pendaftaran kami buka selama jam kerja. Tapi untuk hari terakhir kami tutup pukul 00.00 WIB. Biasanya parpol atau bacaleg mulai mendaftarkan diri pada pekan terakhir," ungkap Muh Isnaini, Selasa (10/07/2018).

Sejauh ini, lanjut Isnaini, masing-masing parpol telah mulai berkonsultasi dan berkomunikasi kepada pihak KPU Kulon Progo terkait pencalonan dengan mengakses pelayanan help desk yang telah disediakan. Masing-masing parpol juga telah menunjuk satu orang sebagai operator Silon untuk melakukan entri data. 

Terkait dengan kuota bacaleg pada masing-masing parpol, jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo. Apabila kuota terpenuhi, maka masing-masing parpol hanya dapat mencalonkan 40 kadernya.

"Jumlah parpol ada 16. Kalau 100 persen berarti masing-masing parpol mencalonkan 40 kader yang dibagi di masing-masing daerah pemilihan (dapil)," sambung Isnaini.

Setelah proses pendaftaran selesai, proses selanjutnya yang akan dilakukan ialah verifikasi data pencalonan, dilanjutkan dengan pembenaran dan pelengkapan data. Setelah proses itu selesai, maka KPU Kulon Progo akan mengumumkan Daftar Calon Sementara (DCS).

"Setelah DCS diumumkan dan tidak ada lagi perubahan, maka kita akan mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT)," pungkas Isnaini.