Jadwal Perekrutan Komisioner KPU Mepet, Banyak Peserta Mengeluh
Politik

Jadwal Perekrutan Komisioner KPU Mepet, Banyak Peserta Mengeluh

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melakukan perekrutan komisioner di tingkat daerah. KPU RI pun kemudian membentuk Tim Seleksi Komisioner yang akan menjaring dan menentukan siapa saja calon-calon yang berkompeten menjadi komisioner, termasuk di Kulon Progo.

Namun, pelaksanaan rekruitmen tersebut menuai keluhan lantaran sosialisasi yang dirasa terlalu mepet dengan batas akhir pendaftaran. Di Kulon Progo, sosialisasi rekruitmen komisioner ini baru dilakukan Senin (09/07) kemarin di Rumah Pintar Pemilu (RPP) Kantor KPU Kulon Progo.

Sasaran sosialisasi tersebut ialah seluruh organisasi masyarakat yang ada di Kulon Progo. Perekrutan ini juga untuk mengisi tiga kursi komisioner di KPU Kulon Progo lantaran tiga komisioner sebelumnya telah menjabat selama dua periode.

"Harusnya sosialisasi sudah dilakukan seminggu sebelum pembukaan pendaftaran. Pendaftaran dimulai pada 4 Juli lalu, sedangkan sosialisasi baru dilakukan 9 Juli," ungkap Ketua PCNU Kulon Progo, Wasiludin, Selasa (10/07/2018).

Menurutnya, dengan batas akhir pendaftaran komisioner pada 12 Juli mendatang, bakal calon tak memiliki waktu banyak untuk mempersiapkan persyaratan yang ditentukan. Waktu yang terbatas itu pula menurutnya menjadi salah satu kendala untuk menentukan siapa calon terbaik yang bisa direkomendasikan. 

"Karena sosialisasinya mepet, persiapan juga mepet. Pasti hasilnya tidak maksimal," kata dia.

Salah satu anggota Tim Seleksi Komisioner KPU kabupaten/kota se-DIY, Retna Susanti mengungkapkan bahwa pendistribusian informasi terkait pendaftatan komisioner telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Mereka menggunakan media sosial, media cetak dan elektronik untuk sosialisasi terkait pendaftaran komisioner.

"Kalau sosialisasi melalui media sudah sejak beberapa waktu lalu. Tapi untuk tatap muka baru tiga hari ini (9 Juli-11 Juli)," kata dia.

Untuk pengisian komisioner KPU Kulon Progo, jumlah maksimal calon yang bakal diseleksi ialah 18 orang. Hingga saat ini, baru enam orang yang mendaftarkan diri.

Ditanya terkait waktu sosialiasasi yang dinilai terlalu mepet, Retna mengatakan bahwa seluruh ketentuan terkait sosialisasi hingg perekrutan ditentukan oleh KPU RI. Proses tersebut berbeda dengan periode pendaftaran sebelumnya.

"Menurut KPU Pusat itu untuk menghindari unsur kepentingan dan konflik di tingkat daerah. Jadi semua diurus oleh KPU Pusat," tandas dia.