Jadi Solusi Utama Atasi Kekeringan, Dropping Air Temui Kendala
Pemerintahan

Jadi Solusi Utama Atasi Kekeringan, Dropping Air Temui Kendala

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Dropping air masih menjadi solusi utama untuk mengatasi masalah kekeringan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kulon Progo. Hanya saja, masih terdapat sejumlah kendala untuk melakukan dropping air.

Seperti diungkapkan oleh Kepala Seksi Perlindungan dan Sosial Korban Bencana, Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Kulon Progo, Sumiyati. Untuk melakukan dropping air, pihaknya masih bergantung pada Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) DIY. Pasalnya, sejauh ini APBD Kulon Progo tak mencukupi untuk keperluan dropping air.

"Dropping air tak bisa didanai dari APBD Kulon Progo, kalaupun bisa harus masuk pada pos anggaran kedaruratan bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," ungkap Sumiyati, Selasa (09/07/2018).

Saat ini, Dinsos P3A juga belum bisa melakukan dropping air yang dananya bersumber pada APBD DIY. Hal tersebut lantaran APBD DIY 2018 untuk dropping air baru akan direalisasikan pada Agustus mendatang. Selama ini, dropping air yang sudah dilakukan merupakan swadaya Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta dana tanggung jawab sosial perusahaan. 

Pada tahun ini, Dinsos P3A Kulon Progo mendapatkan alokasi sebanyak 100 tangki air bersih. Pada pelaksanannya, dropping air bakal dilakukan sesuai skala prioritas dam urgenitas wilayah yang membutuhkan air bersih. Skala prioritas tersebut juga mengacu pada permohonan bantuan dropping air yang mulai berdatangan sejak beberapa waktu lalu.

"Untuk dropping air bersih, kami ambilkan dari beberapa sumber air seperti Waduk Sermo, Tuk Mudal, Clereng serta Banguncipto," sambung Sumiyati.

Sementara itu, Koordinator Tagana Kulon Progo, Miskijo menuturkan bahwa untuk mempercepat proses dropping air, Tagana Kulon Progo membuat sumur bor yang berada dekat di dekat posko. Hal tersebut merupakan inisiatif dari para anggota Tagana.

"Tidak ada anggaran khusus untuk membuat sumur bor. Itu inisiatif anggota supaya lebih gampang ambil air karena sumber airnya jauh," kata dia.