Motor Memotong Jalan, Bus Ngebut Nyemplung Parit
Peristiwa

Motor Memotong Jalan, Bus Ngebut Nyemplung Parit

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Satu unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) milik PO. Pahala Kencana dengan nopol B 7089 IS terlibat kecelakaan di Jalan Wates-Purworejo Km.10 atau tepatnya di Pedukuhan Kaliwangan, Temon Wetan, Kecamatan Temon. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/07/2018) petang sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan bermula ketika bus AKAP jurusan Klaten, Jawa Tengah - Jakarta yang dikemudikan oleh Raun (36), warga Brebes, Jawa Tengah tersebut berusaha menghindari sepeda motor yang hendak memotong jalan ke arah utara. Sang sopir bus kemudian membanting kemudi ke arah utara, namun upaya tersebut justru membuat bus berisi 34 penumpang, satu sopir dan satu kondektur terperosok ke dalam parit.

"Sudah berupaya banting stir ke kanan (utara) tapi masih saja kena sepeda motornya. Tapi kalau tidak dihindari pasti motornya masuk ke kolong bus," ungkap Imam Toyib (52), kondektur bus.

Sepeda motor Honda Astrea 800 dengan nopol AB 3830 YC yang hendak memotong jalur pun ikut terserempet dalam peristiwa itu. Akibatnya, sang pengendara sepeda motor bernama Slamet (51), warga Pedukuhan Balong, Kaligintung, Kecamatan Temon harus mengalami luka di bagian kepala. Saat ini Slamet telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

Kejadian tersebut sempat membuat penumpang di dalam bus panik. Salah seorang penumpang bahkan berupaya memecahkan kaca bus agar bisa segera keluar dari dalam kabin. Setidaknya tiga orang penumpang mengalami luka ringan akibat peristiwa tersebut.

Adanya peristiwa itu, Panit Lantas Polsek Temon, Ipda Toha mengatakan bahwa saat ini sopir bus masih dalam proses pemeriksaan kepolisian. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan olah TKP, bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tak sempat melakukan pengereman.

"Saat ini sopir kami amankan untuk kami mintai keterangan. Kami juga masih meminta keterangan beberapa orang saksi," kata dia.