Ini Kata Hasto Soal Tunggakan Klaim BPJS
Pemerintahan

Ini Kata Hasto Soal Tunggakan Klaim BPJS

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Klaim kesehatan yang masih belum dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates membuat Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo angkat bicara. Seperti diketahui, tunggakan klaim yang belum dibayarkan tersebut membuat cashflow atau aliran keuangan di rumah sakit plat merah tersebut terseok-seok.

Kepada jurnalis, Hasto mengatakan akan segera melakukan pertemuan dengan sejumlah ahli terkait mekanisme pembayaran klaim BPJS. Ia berharap, permasalahan ini tak membuat BPJS maupun RSUD mengesampingkan profesionalitas masing-masing.

"BPJS seharusnya segera membayarkan beban yang diklaimkan apabila RSUD Wates telah menjalankan kewajibannya melakukan pelayanan tanpa maladministrasi," ungkap Hasto, Selasa (31/07/2018).

Menurut Hasto, permasalahan yang sempat membuat pihak RSUD Wates memasang dua spanduk berisi kalimat kritikan terhadap pihak BPJS hingga akhirnya viral di media sosial tersebut harus segera dicarikan solusi. Menurut Hasto, terdapat perbedaan pandangan antara BPJS dan RSUD sehingga permasalahan klaim yang masih tertangguh tersebut kemudian mencuat dan menjadi perbincangan ditengah masyarakat. 

"Obat dan bahan-bahan habis pakai itu tidak dibuat sendiri oleh rumah sakit melainkan harus belu. Dokter juga kerja profesional, ada poin, ada koin. Hanya memang ada komunikasi yang kurang bagus terputus antara RUD dan BPJS," tandas Hasto.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Wates, Agung Sugiarto menyatakan bahwa sebenarnya permasalahan klaim tersebut merupakan urusan internal manajemen RSUD Wates, sehingga tidak perlu diketahui oleh masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa aksi pemasangan spanduk yang dilakukan kemarin telah melalui sejumlah pertimbangan.

"Memang benar itu urusan manajemen. Tapi yang jelas melalui spanduk itu maksud kami tersampaikan. Kita juga sudah menggunakan kalimat tersopan," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Jaminan Manfaat Rujukan, BPJS Kantor Cabang Sleman yang juga membawahi wilayah Kulonprogo, Ika Eri Hariani mengatakan bahwa ia memastikan bahwa tunggakan pasti akan dibayar meski harus mengantre. Menurutnya, kondisi tersebut semestinya tak berpengaruh pada layanan rumah sakit kepada masyarakat.

"Kami yakin kalau rumah sakit memiliki dana cadangan dan talangan sebagaimana menjadi satu di antara poin dalam perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan," kata dia