Gelar Tabligh Akbar, Polda DIY Dukung Pembangunan di Kulon Progo
Pemerintahan

Gelar Tabligh Akbar, Polda DIY Dukung Pembangunan di Kulon Progo

Panjatan,(kulonprogo.sorot.co)--Polda DIY menggelar tabligh akbar dan doa bersama di Masjid Al-Khoiriyah di Desa Garongan, Kecamatan Panjatan, Selasa (31/07/2018) malam. Acara tersebut dihelat sebagai bentuk komitmen pihak kepolisian dalam mendukung pembangunan di Kulon Progo, termasuk di antaranya proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon.

Acara tersebut mampu menyedot perhatian ratusan orang. Tak hanya dari Kulon Progo, jemaah juga datang dari wilayah Purworejo, Kebumen, hingga Cilacap. Dihadirkan sebagai penceramah adalah KH Ahmad Budiarto dari Purwodadi, Jawa Tengah.

Wadir Intelkam Polda DIY, AKBP Suswanto menuturkan bahwa kegiatan keagamaan seperti yang diinisiasi pihaknya kali ini merupakan langkah mendinginkan suasana menghadapi segala proyek pembangunan di Kulon Progo. Menurutnya, agama memiliki peran penting untuk mengendalikan kondusifitas ketika pemerintah menentukan sebuah kebijakan. Acara tersebut juga merupakan langkah ikhtiar yang dilakukan oleh Polda DIY melalui Polres Kulon Progo dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Acara ini untuk masyarakat umum di Kulon Progo dan sekitarnya. Dengan tabligh akbar dan doa bersama ini diharapkan bisa menimbulkan kesejukan di tengah masyarakat, termasuk warga terdampak pembangunan bandara. Saya harap doa tidak hanya dilakukan saat tabligh akbar ini saja, tapi aparat keamanan dan masyarakat juga harus melakukan investasi doa untuk pembangunan di Kulon Progo," ungkap Suswanto, Selasa malam.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Anggara Nasution mengatakan bahwa selain kegiatan fisik berupa pengamanan pembangunan, pihaknya juga berupaya untuk memohon doa kepada Allah SWT. Hal tersebut merupakan kegiatan psikologi yang wajib dilakukan oleh pihaknya dalam setiap kegiatan untuk mendukung pembangunan yang diprakarsai oleh pemerintah. 

"Kami berkomitmen mendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ini juga salah satu upaya Polda DIY dan Polres Kulon Progo untuk mendekatkan diri kepada masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Setda Kulon Progo, Arif Sudarmanto mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Polri menggandeng sejumlah pihak seperti Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kulon Progo. Menurutnya, kegiatan ini bisa bersinergi dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemkab Kulon Progo.

"Kami Pemkab Kulon Progo selalu mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini. Di Pemkab Kulon Progo sendiri juga telah menerapkan pendidikan karakter, diantaranya pendidikan keagamaan," kata dia.