Antisipasi Nyolong Start, Bawaslu Wanti - wanti Parpol
Politik

Antisipasi Nyolong Start, Bawaslu Wanti - wanti Parpol

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Aksi curi start sebelum masa kampanye Pemilu 2019 bakal ditindak tegas oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulon Progo. Saat ini, pihak Bawaslu Kulon Progo terus berupaya mengantisipasi kecurangan tersebut dengan mewanti-wanti partai politik peserta Pemilu 2019 agar tak melakukan pelanggaran, salah ratu diantaranya ialah memasang alat peraga kampanye (APK) sebelum waktu yang ditentukan.

Dikatakan oleh anggota Bawaslu Kulon Progo, Tamyus Rochman, sebanyak 15 parpol telah mendaftar sebagai peserta pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Kulon Progo 2019 pada 17 Juli lalu. Hanya saja, saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum membuat peraturan terkait pelakaanaan pada masa kampanye.

"APK yang dimaksud yakni banner, spanduk, baliho dan sebagainya yang memuat nama, lambang, simbol serta nomor urut parpol," ungkap Tamyus, Kamis (09/08/2018).

Belum lama ini, Bawaslu Kulon Progo berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulon Progo sempat melakukan penertiban APK di beberapa tempat, salah satunya di ruas Jalan Jogja - Wates di wilayah Kecamatan Sentolo. APK tersebut diduga telah dipasang sebelum lebaran lalu dan belum dilepas pasca pendaftaran caleg lalu. 

Kalau pemasangan bendera saat ada acara parpol, itu masih boleh. Ini termasuk alat sosialisasi. Tapi kalau sudah memuat materi kampanye, maka akan kami tindak, sambung Tamyus.

Tamyus menegaskan bahwa penindakan akan dilakukan terhadap parpol-parpol yang melanggar peraturan. Ia berharap para pengurus parpol bisa memahami dan menaati peraturan yang telah ditentukan.

Kami akan terus mengawasi setiap tahapan Pemilu di Kulon Progo. Kami juga berharap warga yang menemukan adanya pelanggaran bisa melaporkan kepada kami,” pungkas dia.