Kulon Progo Jadi Jawara di Festival Kethoprak DIY
Budaya

Kulon Progo Jadi Jawara di Festival Kethoprak DIY

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Kabupaten Kulon Progo berhasil menyabet gelar jawara dalam ajang Festival Kethoprak DIY Tahun 2018. Helatan tersebut digelar oleh Dinas Kebudayaan DIY di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) sejak Kamis (23/08) hingga Sabtu (25/08) malam tadi.

Membawakan lakon dengan judul 'Kamulyan Nggawa Kurban' karya Bondan Nusantara, kontingen Kabupaten Kulon Progo berhasil mengalahkan juara tahun lalu yakni Kabupaten Gunungkidul. Kelima dewan juri sepakat memilih Kulon Progo sebagai juara lantaran dianggap bisa menyajikan pementasan paling baik serta sesuai dengan kaidah-kaidah pementasan kethoprak garapan.

Selain memboyong piala Juara I, Kulon Progo juga berhasil menyabet sejumlah penghargaan yakni penata rias dan busana terbaik oleh Cahyo Edi Purnomo, sutradara terbaik oleh Muh Alimin serta pemeran utama pria terbaik oleh Ponang Merdugandang.

"Pementasan malam tadi luar biasa. Temen-temen sudah menjalankan tugas semaksimal mungkin sejak dari latihan," ungkap sutradara kontingen kethoprak Kulon Progo, Muh Alimin, Minggu (26/08/2018) dihubungi sorot.co.

Dikatakan oleh Alimin, hampir dalam setiap festival kethoprak selalu saja menemui kendala yang sama, diantaranya penokohan para pemain yang kurang sehingga harus digembleng lebih lama. Meski begitu, sebelumnya ia dan timnya telah menyerahkan semua keputusan kepada dewan juri. 

"Persiapan sudah dilakukan sejak satu bulan yang lalu mulai dari audisi. Tapi langkah kita tidak akan berhenti sampai di sini saja," tambah Alimin.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo, Untung Waluyo mengatakan bahwa pengiriman kontingen kethoprak Kulon Progo dalam ajang tersebut merupakan langkah melestarikan kesenian kethoprak. Pun begitu dengan regenerasi para pemain kethoprak di Kulon Progo.

"Kita memang sebelumnya mengadakan audisi. Dan ternyata pesertanya luar biasa sehingga kita tidak khawatir akan ketersediaan bibit-bibit seniman kethoprak. Yang kami kirim dalam festival ini sebagian besar juga masih remaja," ungkap Untung.