Belum Ada Pelapor, Polisi Belum Bisa Tindak Dugaan Pungli Glagah
Hukum & Kriminal

Belum Ada Pelapor, Polisi Belum Bisa Tindak Dugaan Pungli Glagah

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Kepolisian Resor Kulon Progo belum bisa melakukan penyelidikan terhadap dugaan praktik pungutan liar yang dilakukan oleh oknum Perangkat Desa Glagah, Kecamatan Temon terhadap warga terdampak pembangunan bandara baru yang menerima kompensasi ganti rugi.

Pasalnya, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan sebagai langkah awal penyelidikan terhadap dugaaan tersebut.

"Kami butuh ada yang melapor kepada kami. Siapa yang merasa dirugikan kami harap untuk melapor. Kalau tidak ada laporan dan hanya berdasarkan kata-kata saja tidak cukup kuat," ungkap Kapolres Kulon Progo, AKBP Anggara Nasution, Selasa (11/09/2018).

Bahkan pihaknya telah mendatangi sejumlah anggota Paguyuban Warga Terdampak Pembangunan Bandara Pantai Selatan (Patra Pansel) yang terlibat dalam aksi demo akhir bulan Agustus lalu yang merupakan awal mencuatnya kabar dugaan pungli tersebut. Hanya saja, pihaknya juga belum bisa menghimpun data apapun. 

Sebagai institusi penegak hukum, lanjut Anggara, pihaknya tak bisa menuduh seseorang begitu saja tanpa ada laporan sebelumnya. Pelaporan oleh seseorang yang merasa dirugikan merupakan dasar bagi polisi untuk melakukan langkah selanjutnya, termasuk melakukan pemeriksaan.

"Kami harap kerjasamanya terhadap orang-orang yang merasa dirugikan dengan dimintai uang rokok ataupun uang pulpen. Kendala kami cuma di situ. Belum ada laporan ke Pemkab ataupun ke Tim Saber Pungli," tandas Anggara.

Saat ini, pihaknya juga masih menjalin komunikasi dengan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kulon Progo. Anggara menyebut bahwa dugaan tersebut bisa ditangani siapa saja yang lebih dahulu mendapatkan alat bukti yang cukup.

"Sama saja. Kalau kepolisian dulu ya kita tangani. Kalau Saber Pungli kita akan koordinasi. Anggota kami juga ada di Tim Saber Pungli," katanya.

Sementara itu, Kasi Intelejensi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo, Yogi Andiawan Sagita mengungkapkan bahwa saat ini Tim Saber Pungli Kulon Progo masih menghimpun data di lapangan. Meski begitu, ia belum bisa mengatakan lebih jauh terkait detail perkembangan kinerja Tim Saber Pungli Kulon Progo dalam menangani masalah tersebut.

"Saya belum bisa cerita lebih jauh. Yang jelas Saber Pungli akan memeriksa penerima dan pemberi," katanya.