Target Surplus, Dinas Bakal Tambah Luas Tanam Bawang Merah di Kulon Progo
Ekonomi

Target Surplus, Dinas Bakal Tambah Luas Tanam Bawang Merah di Kulon Progo

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Kulon Progo menargetkan untuk menambah luasan lahan tanam komoditas bawang merah. Melalaui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo, setidaknya luasan lahan tanam bawang merah bakal ditambah hingga 100 hektare.

Kepala Bidang Holtikultura DPP Kulon Progo, Eko Purwanto mengatakan, saat ini luasan lahan tanam bawang merah di Kulon Progo mencapai 470 hektare. Pihaknya menargetkan Kulon Progo harus memiliki luasan lahan tanam bawang merah seluas 500 hektare lebih.

"Dalam pakta integritas, kami diminta menambah luasan lahan untuk menanam bawang merah. Tujuannya agar Kulon Progo surplus produksi bawang merah," ungkap Eko, Jumat (21/09).

Target penambahan luasan lahan tanam tersebut, kata Eko, bakal dilakukan secara bertahap. Setidaknya, dalam waktu lima tahun. Atau dengan kata lain akan ada penambahan seluas 20 hektare setiap tahun, sehingga target tersebut bisa terpenuhi. 

Eko menyebut bahwa salah satu upaya untuk mendukung target tersebut ialah dengan menstimulan para petani yang memiliki lahan dengan kriteria yang cocok untuk tanaman bawang merah. Para petani kemudian bakal diberi bibit bawang merah jenis Bima Brebes.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh pihak DPP Kulon Progo, setiap satu meter persegi lahan bisa menghasilkan 3,5 kilogram bawang merah bila dipanen. Program tersebut diharapkan bisa menambah produktivitas bawang merah di Kulon Progo. Pasalnya, dari setiap satu hektare lahan mampu menyumbang sekitar 35 ton bawang merah basah.

Meski begitu, Eko menyebut bahwa program tersebut memerlukan biaya yang tak sedikit. Pihaknya berharap program tersebut bisa sukses, sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan.

"Satu hektarenya membutuhkan setidaknya 800 kilogram bibit. Kalau dikalkulasi, dengan harga mencapai Rp 30 ribu perkilogram bisa jadi perhektare butuh Rp 25 juta," pungkas dia.