Sidang Kasus Xena, Jaksa Tetap Pada Tuntutan Sebelumnya
Hukum & Kriminal

Sidang Kasus Xena, Jaksa Tetap Pada Tuntutan Sebelumnya

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sidang perkara penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang menyeret biduan dangdut asal Mantrijeron, Yogyakarta, Xena Al-Kautsar alias Xena Xenita (19) kembali digelar. Di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Wates, sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Marliyus. Sidang digelar dengan agenda pembacaan replik oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kulon Progo, Senin (08/10/2018) siang.

"Dalam agenda sidang kali ini, jaksa tetap pada tuntutan yang telah disusun. Itu yang dibacakan di muka persidangan," ungkap Kasi Intelejensi Kejari Kulon Progo, Yogi Andiawan Sagita.

Sebagai informasi, dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan pada Senin (01/10) lalu, Xena dituntut dengan Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan juncto Pasal 53 Ayat I KUHP. Sebelumnya, dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, JPU menyusun dua dakwaan alternatif. 

Selain dakwaan yang dijadikan sebagai tuntutan, JPU juga mendakwa Xena melanggar Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan juncto Pasal 53 Ayat I KUHP sebagai dakwaan kedua.

"Replik kami sampaikan karena kuasa hukum terdakwa mengajukan pembelaan atau pledoi. Untuk sidang selanjutnya digelar Senin (15/10) dengan agenda pembacaan putusan," sambung Yogi.

Sementara itu, Kuasa Hukum Xena dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Nyi Ageng Serang, Danang Kuncoro Wijaya mengungkapkan bahwa dalam pembelaan yang dilakukan, kliennya tidaklah bersalah lantaran pengguna murni yang tidak diatur dalam undang-undang yang digunakan oleh jaksa untuk melakukan tuntutan. Pihaknya kemudian meminta kepada Majelis Hakim untuk membebaskan kliennya dari segala tuntutan.

"Pembelaan kami jelas. Meminta agar klien kami dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan, serta mengembalikan hak-hak terdakwa dalm harkat, martabat dan kedudukannya sebelum kasus ini karena klien kami tidak terbukti melanggar pasal yang disusun sebagai tuntutan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Xena diamankan oleh jajaran Sat Resnarkoba Polres Kulon Progo di simpang lima Karangnongko pada Selasa (10/04) lalu usai mengisi acara di salah satu SMK di Desa Bendungan, Kecamatan Wates.

Dari tangan Xena, polisi berhasil mengamankan 9 butir pil berwarna putih dengan simbol segitiga bertuliskan Hima yang masuk dalam daftar obat tanpa izin edar. Berdasarkan pemeriksaan laboratorium, pil tersebut positif mengandung Trihexyphenidyl.