Dianggap Bandul, Ini Komentar Para Calon Kades Petahana yang Lawan Istri Sendiri
Peristiwa

Dianggap Bandul, Ini Komentar Para Calon Kades Petahana yang Lawan Istri Sendiri

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sejumlah calon kepala desa (Calkades) pada Pemilihan Kepala Desa serentak 2018 yang melawan istrinya sendiri dalam perebutan kursi kades dianggap hanya menjadikan istrinya sebagai bandul atau pemberat. Seperti diketahui, terdapat lima desa yang calkadesnya merupakan suami istri.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMD Dalduk dan KB) Kulon Progo, calkades di lima desa tersebut memang hanya dua orang.

Kelima desa tersebut ialah Desa Kedundang di Kecamatan Temon, Desa Panjatan dan Desa Cerme di Kecamatan Panjatan, Desa Pandowan di Kecamatan Galur serta Desa Srikayangan di Kecamatan Sentolo.

Petahana dari Desa Srikayangan, Aris Puryanto mengungkapkan bahwa ia tak begitu ambil pusing akan banyaknya anggapan pencalonan istrinya sebagai kompetitor dalam Pilkades serentak 14 Oktober mendatang hanya sebagai bandul. Pun begitu dengan anggapan, ia hanya berupaya mengamankan perolehan suaranya mendatang.

"Monggo kalau ada yang berpikir seperti itu. Tapi yang jelas kami hanya menjalankan aturan selaku warga negara yang baik," ungkap Aris, Selasa (09/10/2018).

Sebagai calon incumbent, sebelum masa pendaftaran bakal calkades ditutup, ia sempat melakukan sosialisasi terkait Pilkades serentak. Termasuk untuk mendorong tokoh masyarakat setempat mau mencalonkan diri sebagai calkades. Meski begitu, hingga masa pendaftaran diperpanjang, belum ada yang mendaftarkan diri sebagai kompetitornya. 

"Kemudian ada usul dari sejumlah warga agar istri saya ikut maju. Jadi kami tampung saja aspirasinya," sambung Aris.

Senada dengan Aris, calkades incumbent asal Desa Kedundang, Abdul Rosyid mengungkapkan bahwa istrinya maju sebagai kompetitornya dalam Pilkades 2018 berdasarkan aspirasi warga. Ia juga menolak anggapan bahwa pencalonan istrinya hanya sebagai bandul atau pemberat.

"Warga kemudian malah meminta istri saya maju mencalonan diri. Ya tidak apa-apa, bahkan jika ternyata nanti istri saya yang terpilih pun tak masalah," kata dia.