Buruh Tani Beralih Jadi Pengecer Togel, Alasannya Karena Kemarau Panjang
Peristiwa

Buruh Tani Beralih Jadi Pengecer Togel, Alasannya Karena Kemarau Panjang

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Lagi-lagi lantaran alasan terbelit kebutuhan ekonomi membuat orang nekat melakukan tindakan yang melanggar hukum. Hal tersebut dilakukan oleh Syt (49), warga Desa Bugel, Kecamatan Panjatan. Dirinya harus mendekam dibalik jeruji besi usai diamankan oleh petugas Polres Kulon Progo lantaran menjadi pengecer toto gelap (togel).

Waka Polres Kulon Progo, Kompol Dedy Suryadharma mengungkapkam bahwan penangkapan Syt dilakukan di kediamannya pada Selasa (02/10) malam. Dari tangan Syt, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp 100 ribu, buku tulis rekapan nomor togel dan beberapa barang bukti lain. 

"Petugas mendapatkan informasi kalau di wilayah Bugel ada aktivitas judi togel. Setelah kami selidiki ternyata benar dan kami mengamankan pelaku," ungkap Dedy ketika menunjukkan barang bukti dan menghadirkan pelaku ke hadapan media, Rabu (10/10/2018).

Sementara itu, ketika ditanya wartawan, Syt mengaku baru tujuh hari berjualan togel. Perbuatannya dilakukan lantaran dirinya yang merupakan  buruh tani telah lama tak bekerja lantaran terjadi kemarau panjang. 

Sebelum mantab berjualan togel, sekitat 10 hari sebelum penangkapan Syt, dirinya sempat bertemu dengan salah satu broker togel berinisial Mh yang kini statusnya masih buron. Keduanya pun akhirnya sepakat menjual togel di rumah Syt.

Rata-rata setiap malam pendapatannya Rp 100 ribu. Setiap malam Mh mengambil hasil penjualan ke rumah dan memberi komisi Rp 25 ribu. Polisi datang saat saya sedang merekap penjualan togel, kata dia.

Syt juga mengaku bahwa dirinya tak tahu bila berjualan togel bisa membawa dirinya mendekam di dalam penjara. Akibat perbuatannya, Syt terancam hukuman paling lama 10 tahun penjara lantaran melanggar Pasal 303 KUHP tentang Perjudian.