Rencana Perobohan Masjid di Lahan Bandara Urung Dilakukan Oktober, Ini Penyebabnya
Peristiwa

Rencana Perobohan Masjid di Lahan Bandara Urung Dilakukan Oktober, Ini Penyebabnya

Temon,(kulonprogo.sorot.co)--Rencana perobohan Masjid Al Hidayah di Pedukuhan Kragon II, Palihan, Kecamatan Temon urung dilakukan pada akhir Oktober lalu. Padahal pemrakarsa pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) yakni PT Angkasa Pura I berencana merobohkan setelah pembangunan masjid pengganti tersebut usai dilakukan.

Nadzir Masjid Al Hidayah, Muslihudin Sukardi mengatakan pembangunan masjid pengganti di lahan relokasi Palihan sebenarnya hampir usai, namun masih perlu finishing. Diantaranya pemasangan kaca jendela dan pintu serta jaringan listriknya belum tersambung. Lantai masjid juga belum berkeramik serta dindingnya masih berupa plesteran aci.

"Saya nggak tahu kapan akan selesai pembangunannya karena itu urusan AP I. Kami dari nadzir hanya terima bersih saja. Prosedur selanjutnya pun kami belum tahu akan bagaimana," ungkap Sukardi, Sabtu (03/11/2018).

Ia dan sejumlah warga berharap agar masjid bisa segera usai proses pembangunannya, sehingga bisa segera digunakan oleh jamaah dari masyarakat sekitar. Pasalnya keberadaan masjid ini sangat dibutuhkan bagi warga terdampak yang kini tinggal di kompleks perumahan relokasi setempat. 

"Tapi saya selaku nazir berharap agar kusen-kusen kayu dan jendela dari bangunan masjid bisa diambil untuk dimanfaatkan. Rencananya mau digunakan untuk gedung TPQ (Taman Pengajian Al-Quran) di sebelah masjid baru," sambung dia.