Kroscek Nomor Induk Kependudukan Jadi Kendala Program PTSL
Pemerintahan

Kroscek Nomor Induk Kependudukan Jadi Kendala Program PTSL

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Realisasi Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) masih terkendala sejumlah faktor. Salah satu faktor yang masih banyak ditemui di lapangan ialah verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang acap kali tidak menemui kecocokan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPN atau Kantor Pertanahan (Kantah) Kulon Progo, Suardi. Menurutnya, sejumlah nama belum bisa dimasukkan dalam data subjek penerima manfaat program PTSL.

"Untuk nama yang sudah masuk dalam data subjek penerima manfaat sudah 80 %. Tapi untuk out putnya masih kurang 33 % lagi," ungkap Suardi, Senin (05/11/2018).

NIK menjadi kendala ketika hendak mencocokan persyaratan dokumen pemohon. Ketidakcocokan NIK banyak terjadi bagi warga atau subjek tanah yang berada di luar Kabupaten Kulon Progo maupun DIY. 

"Tapi, meskipun ada kendala, Kulon Progo progressnya paling baik untuk tingkat DIY," sambung dia.

Ditambahkan oleh Suardi, dengan adanya persoalan NIK ini, maka untuk sementara waktu dokumen subjek tersebut dimasukkan ke dalam dokumen K3. Setelah data NIK dinyatakan valid, barulah data dimasukkan dalam antrean sertifikasi.

Untuk mencari solusi agar permasalahan ini segera rampung, kata Suardi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulon Progo. Dari upaya tersebut, diketahui bahwa sejumlah subjek yang berada di luar Yogyakarta datanya bisa dicocokkan dengan mudah.

"Tapi masih ada juga yang belum bisa dicocokkan. Kami berharap proses pencocokan ini bisa selesai dan program PTSL juga bisa selesai pada akhir tahun. Karena antusiasme masyarakat dalam mengikuti program ini beragam. Ada yang sangat antusias ada juga yang tidak," pungkas dia.