Uji Publik Data Nominatif Penggarap PAG Usai, Pencairan Masih Tanda Tanya
Pemerintahan

Uji Publik Data Nominatif Penggarap PAG Usai, Pencairan Masih Tanda Tanya

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Pelaksanaan uji publik atas data nominatif warga eks penggarap lahan milik Puro Pakualaman (Paku Alam Ground/ PAG) telah usai pada Kamis, 8 November 2018. Hal tersebut lantaran masih adanya sejumlah sanggahan dari warga penggarap PAG di Desa Glagah.

Kepala Desa Glagah, Agus Parmono mengakui hal tersebut. Menurutnya, ada beberapa warga yang komplain atas keluasan lahan garapan dalam data nominatif tersebut. Pasalnya, terdapat selisih antara luasan lahan hasil pendataan dengan luasan berdasarkan pengakuan warga.

Buntutnya, warga sempat mendatangi pemerintah desa. Namun warga justru diarahkan untuk melapor ke kelompok kerja masyarakat atau paguyuban penggarap dan pedukuhan supaya langsung tertangani.

"Hanya masalah keluasan dan langsung diproses untuk penyelesaian di kelompoknya," kata Agus, Sabtu (10/11/2018).

Sementara itu, Kepala Seksi Inventarisasi dan Identifikasi Pertanahan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertarung) Kulon Progo, Elda Triwahyuni mengungkapkan bahwa proses uji publik data nominatif itu masih terus diproses. Hal tersebut menyusul munculnya sanggahan dari warga eks penggarap PAG di Desa Glagah. 

"Jadi perlu diselesaikan dulu dengan musyawarah antara warga bersangkutan dengan pihak desa dan paguyuban penggarap," kata dia.

Dikatakan olehnya, sanggahan hanya muncul di Desa Glagah. Sedangkan di tiga desa lain yakni Desa Palihan, Sindutan dan Jangkaran telah dinyatakan beres.