Pekerja Proyek NYIA Terancam Kehilangan Hak Pilih
Politik

Pekerja Proyek NYIA Terancam Kehilangan Hak Pilih

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Ribuan pekerja proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon terancam kehilangan hak pilihnya pada pelaksanaan Pemilu 2019.

Seperti diketahui, proyek nasional tersebut terus dilakukan percepatan lantaran ditargetkan beroperasi pada April 2019.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulon Progo, Ibhah Mutiah mengungkapkan bahwa pihaknya hingga saat ini terus berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek agar hak pilih para pekerja proyek ini tak hilang.

Berdasarkan data sementara, setidaknya tetdapat 3.000-an orang dari dalam dan luar daerah yang bekerja di proyek bandara.

"Itu data koordinasi awal, kita akan kesana lagi pada Kamis besok untuk update data," ungkap Ibhah, Rabu (02/01/2019).

Proses pendataan di proyek bandara, kata Ibhah, bukan perkara mudah. Pasalnya proyek yang bernilai triliunan rupiah tersebut banyak melibatkan sub kontraktor. Dengan begitu butuh koordinasi dengan mereka agar data yang diberikan juga lebih valid. Terlebih, pada tahun 2019 ini, direncanakan bakal dilakukan penambahan jumlah pekerja. 

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kulon Progo, Muryono Paja Rasa Satuhu mengungkapkan bahwa setidaknya terdapat lima proyek di Kulon Progo yang melibatkan banyak tenaga kerja.

Selain proyek bandara NYIA, juga ada pembangunan underpass yang juga melibatkan sekitar 150 pekerja dari luar Kulon Progo. Disamping itu masih ada proyek RSUD sekitar 450 pekerja, normalisasi sungai di Panjatan 400 pekerja dan Jogja Technopark di Nanggulan juga sekitar 500 pekerja.

"Kita terus berupaya aktif agar mereka bisa menggunakan hak pilihnya " terangnya.