Ingin Buka Bengkel, Maling Spesialis Laptop Nekat Gasak Onderdil Tetangga
Hukum & Kriminal

Ingin Buka Bengkel, Maling Spesialis Laptop Nekat Gasak Onderdil Tetangga

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Seorang residivis asal Gegerbajing, Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh berinisial NS (25) harus kembali mendekam di balik jeruji besi akibat perbuatannya. Lantaran ingin memiliki bengkel sendiri, ia nekat menggasak sejumlah onderdil di bengkel milik Dwi Martono (41) yang merupakan tetangganya sendiri.

Kapolsek Samigaluh, AKP Purnomo mengungkapkan bahwa aksi pelaku untuk menggasak onderdil di bengkel tetangganya gagal lantaran pemilik bengkel mengetahui aksinya. Aksi pencurian itu sendiri terjadi pada 13 Desember 2018 lalu.

Selain menggasak onderdil, pelaku juga sempat menggasak satu unit komputer jinjing dan satu unit telepon genggam di rumah tetangganya yang lain yakni Pancanova pada 24 November 2018 silam.

"Jadi kedua aksi pencurian pelaku dilakukan di Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh. Untuk total barang yang dicuri dari kedua korban mencapai jutaan rupiah," ungkap Purnomo ketika melakukan gelar perkara di Mapolres Kulon Progo, Kamis (10/01/2019).

Purnomo mengungkapkan, pelaku diamankan di daerah Gondokusuman, Yogyakarta ketika tengah bersembunyi dari kejaran petugas. Sebelumnya, pelaku juga sempat mencoba bersembunyi di daerah Purworejo dan Magelang. Di Magelang, pelaku telah menjual laptop dan HP curian milik Pancanova pada sebuah toko servis eletronik. 

"Sementara barang bukti onderdil yang berjumlah sekitar 50 buah dimasukkan dalam karung besar masih berada di bengkel korban Dwi. Onderdil berupa kampas rem, kampas kopling, kabel master rem, oli dan lainnya" kata Purnomo.

Sebelum diamankan oleh Polsek Samigaluh, pelaku pernah mendekam di balik jeruji besi pada tahun 2017 silam. Ia diamankan petugas lantaran melakukan pencurian laptop di sejumlah tempat.

Saat dimintai keterangan oleh jurnalis, pelaki mengaku nekat mencuri onderdik untuk dimiliki sendiri. Ia berniat membuka bengkel namun terkendala kekurangan modal.

"Memang sudah rencana buka bengkel sejak lama. Sebenarnya kenal sama (Dwi) yang punya bengkel, tapi karena sudah niat ingin buka (bengkel) sendiri," katanya.