Leptospirosis Tewaskan Lima Orang di Kulon Progo
Peristiwa

Leptospirosis Tewaskan Lima Orang di Kulon Progo

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sebanyak lima orang warga Kabupaten Kulon Progo meninggal dunia akibat penyakit Leptospirosis pada tahun 2018 lalu. Jumlah kematian akibat kencing tikus tersebut lebih tinggi ketimbang tahun 2017 lalu lantaran hanya ada dua orang meninggal dunia.

Merujuk data Dinas Kesehatan Kulon Progo pada tahun 2018 jumlah warga yang menderita Leptospirosis ada sebanyak 26 orang. Jumlah tersebut lebih rendah ketimbang tahun 2017 lalu yakni sebanyak 77 penderita.

"Meski secara jumlah kasus sebenarnya menurun (perbandingan data penderita Leptospirosis di Kulon Progo 2017 dengan 2018) tapi kematian akibat penyakit ini justru meningkat," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulon Progo, Baning Rahayu Jati, Jumat (11/01/2019).

Masih sama dengan kejadian-kejadian sebelumnya, penderita Leptospirosis biasanya adalah orang-orang yang kerap berada di ladang, kebun ataupun persawahan. Interaksi langsung dengan hewan penular di lingkungan tersebut terutama tikus menjadi penyebabnya sehingga tertulas bakteri Leptospira interrogans. 

"Kalau sebarannya di seluruh kecamatan yang ada di Kulon Progo. Bahkan di Kokap yang tidak ada sawah, warga bisa saja terinfeksi bakteri dari tikus hutan," sambung Baning.

Kepada masyarakat, Baning mengimbau agar mengurangi kontak langsung antara kulit dengan barang-barang yang terindikasi terkena urine tikus. Biasanya barang-barang tersebut kerap ditemui di area persawahan dimana habitat hewan pengerat itu berada.

"Sebisa bagaimana menghindari kontak langsung dengan tanah atau barang-barang yang terkena kencing tikus, kalau sudah terlanjur langsung membasuh kulit dengan sabun deterjen, atau mandi," jelasnya.