Ini Upaya Dinas Antisipasi Leptospirosis
Sosial

Ini Upaya Dinas Antisipasi Leptospirosis

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Sejumlah upaya terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo untuk mengantisiapasi sebaran penyakit Leptospirosis. Seperti diketahui, pada tahun 2018 lalu lima orang warga Kulon Progo meninggal akibat penyakit yang timbul dari urine tikus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulon Progo, Baning Rahayu Jati mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menggencarkan sosialisasi di tengah masyarakat soal langkah antisipasi Leptospirosis. Selain itu, pihaknya juga bakal segera melakukan penyelidikan epidemiologi bila terdapat temuan penyakit tersebut.

"Penyakit ini berpotensi jadi KLB (Kejadian Luar Biasa). Jadi sesuai SOP akan segera kami lakukan penyelidikan apabila ada temuan penyakit," ungkap Baning, Sabtu (12/01/2019).

Penyelidikan epidemiologi, lanjut Baning, tak hanya dilakukan terhadap temuan penyakit Leptospirosis. Melainkan penyakit berpotensi KLB lainnya seperti DBD, Malaria, Anthrax, Mers, H5N1, H1N1 dan Rabies. 

Sementara itu Kepala Dinkes Kulon Progo, Bambang Haryatno mengimbau kepada masyarakat agat menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Hal itu bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan fit sehingga bisa terhindar dari ancaman penyakit. Cara ini menurutnya ampuh sebagai upaya antisipasi terhadap penyakit.

"Misalnya ada gerakan jumat bersih, itu perlu digalakkan terus," kata Bambang.